Hazet Akan Steril Parkir, Jukir Terancam Kehilangan Pekerjaan, Holik : Minta Solusi

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sejumlah Juru Parkir (Jukir) yang berada di Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) Kota Tasikmalaya. Kini, merasa terancam mata pencahariannya, dengan adanya
rencana Pemkot Tasikmalaya. Bakal membangun kawasan Hazet, sebagai semi pedestrian yang steril parkir.

“Saya dengan sejumlah jukir lain merasa bingung. Sehingga minta solusi kepada Pak Walikota, Dishub dan DPRD. Agar, bisa memperhatikan, nasib sejumlah jukir ini. Karena, jadi jukir ini merupakan satu-satunya mencari nafkah, selama ini,”ujar Holik, salah satu jukir didepan Asia Toserba, Sabtu (14/05/2022).

Holik mengatakan, di Hazet itu dari arah utara hingga depan Asia Toserba, ada sekitar 30 jukir. Mereka sudah lama menjadi jukir, bahkan ada juga yang sudah 40 tahun. Sehingga, kalau Hazet disulap jadi kawasan pedestrian. Tentunya, sudah mematikan pekerjaann yang selama sudah digelutinya.

“Jangan para jukir malah jadi pengangguran. Kami mendukung Hazet jadi kawasan pedestrian. Tapi, Pemkot Tasikmalaya juga harus bijak dengan memberikan solusi. Para jukir juga punya anak istri yang harus dinafkahi,”terang pria yang mengaku sudah 27 tahun jadi jukir di Hazet itu.

Holik menambahkan, dirinya jadi jukir didepan Asia Toserba itu, secara dua shift antara pagi hingga malam, bareng dengan temannya. Kalau sedang ramai, bersihnya bisa mendapatkan antara Rp 75 ribu-Rp 100 ribu setiap harinya, bahkan waktu bulan puasa kemarin, bisa mencapai Rp 150 ribu. Pada, setiap harinya bisa menampung sekitar 100-200 motor. Serta, ditarget Dishub satu harinya sebesar Rp 60 ribu dan disetorkan 1 bulan sekali.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!