Tak Ada Pungutan Bagi Calon, Pilkades di Majalengka Sedot Dana Rp 6,8 Milyar

Majalengka (kilangbara.com)-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, pada 22 Mei 2021 yang akan dilaksanakan di127 Desa. Tersebar di 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka. Ternyata menyedot dana APBD sebesar Rp 6,8 miliar. Pasalnya, dalam perhelatan demokrasi itu, kini tidak ada pungutan bagi sejumlah calon Kepala Desa.

“Sehingga, Pemkab Majalengka telah menganggarkan dari APBD Kabupaten sebesar Rp 6,8 miliar,”terang Sekda Majalengka, Eman Suherman. Ketika memberikan paparannya, dalam kegiatan rapat persiapan pelaksanaan Pilkades serentak, di Gedung Yudha Karya, Selasa (02/03/2021).

Eman menjelaskan hal tersebut merujuk kepada Perbub Nomor 8 Tahun 2021. Tentang biaya pelaksanaan Pilkades yang dianggarkan dalam APBD. Serta juga Permendagri Nomor 72 Tahun 2020, tidak boleh memungut kepada calon.

Pemkab Majalengka harus menyiapkan kertas suara, bilik suara dan lainnya di TPS . Tetapi desa juga boleh mengangarkaan dari APBDes untuk menunjang pelaksanaan Pilkades tersebut, dengan kesepakatan bersama. Selain itu, dalam masa pandemi Covid-19, panitia harus menyiapkan TPS disetiap blok dan maksimal 500 pemilih disetiap TPS yang ada.

Sedangkan, bagi calon Kepala Desa itu maksimal 5 calon disetiap desa. Kalau lebih akan diseleksi lagi oleh panitia kabupaten, sehingga nantinya akan mengerucut kepada 5 calon. Adapun, untuk tahapan pelaksanaan Pilkades tersebut, akan dimulai dari Februari sampai Juni.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!