Atik Dorong Gerakan Seribu Subrek ASN, Ajak Gotong Royong Digital Bantu Musisi Tasikmalaya
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Gong gerakan seribu subrek (Subscribe) dari sejumlah ASN di Kota Tasikmalaya. Kini, mulai ditabuh oleh musisi asal Kota Tasikmalaya, R Atik Suwardi. Konsep itu, adalah goyong royong digital bagi ASN. Dengan, cara memberikan subscribe pada saluran YouTube musisi Kota Tasikmalaya.
“Bukan cuma subrek, tapi like, koment dan share. Tentu, musisi Kota Tasik yang disubrek itu lagu karya sendiri, bukan cover lagu orang lain. Kita, dorong sejumlah ASN yang ada di Kota Tasikmalaya bisa membantunya,”pintanya, Minggu 19 April 2026.
Kata Atik, dengan ASN didorong untuk berpartisipasi aktif mendukung karya seni lokal itu. Supaya, dapat bersaing didunia platform digital. Gerakan tersebut, bertujuan agar musisi di Kota Tasikmalaya bisa mendapatkan apresiasi lebih luas. Serta, memiliki penghasilan mandiri dari karya digital mereka.
“Pak Walikota, Pak Wakil Walikota dan Pak Sekda bisa memberikan himbauannya kepada sejumlah ASN. Kita tidak memaksa, tapi secara sukarela saja. Karena, kabarnya ada sekitar 6 ribu ASN dilingkungan Pemkot Tasik,”bebernya.

Dengan gerakan itu tutur Atik. Salah satunya itu, bisa membantu para musisi lokal untuk meningkatkan engagement. Termasuk, dalam monetisasi konten digital mereka melalui di YouTube. Karena, saat ini industri musik secara drastis berubah dari format fisik ke digital.
“Gerakan ini, muncul sebagai wujud solidaritas digital. Serta, kesukarelawanan sosial untuk mendukung karya musisi di Kota Tasikmalaya,”ujar pencipta lagu Jabar Istimewa itu.
Atik menambahkan, selain ASN yang berada dilingkungan Pemkot Tasikmalaya. Dirinya juga mengajak ASN lain, misalnya diinstitusi vertikal. Termasuk, mereka yang bekerja di BUMN, BUMD dan instansi swasta lainnya. Bisa, guyub memberikan subreknya mendukung musisi Kota Tasikmalaya.
Bahkan, masyarakat yang lain pun tentu juga bisa ikut berpartisipasi. Guna, untuk mendukung konsep gotong royong digital tersebut. Supaya, bisa mendukung karya seni lokal dan dapat bersaing didunia platform digital.
“Tinggal, kini sejumlah musisi di Kota Tasikmalaya bisa kreatif menunjukan karyanya. Supaya, bisa tampil di YouTube disertai dengan videoklipnya. Mudah-mudahan saja, gerakan seribu subrek dapat membantu para musisi,”harapnya.(AR)

