Hari Ini Berangkat Perdana!KA Cikuray Resmi Gunakan Rangkaian Baru Okupansi Lebih dari 100 Persen

Garut (kilangbara.com)-PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Mulai hari ini, Kamis (11/6) KA Cikuray relasi Garut – Pasar Senen resmi menggunakan rangkaian baru. Terdiri, dari Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani-Pedagang, menggantikan rangkaian Kereta Ekonomi yang sebelumnya dioperasikan.

Rangkaian baru itu, diberangkatkan perdana hari ini oleh Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra beserta jajaran KAI Group. Turut hadir dalam kegiatan seremonial yakni Plt. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Aditya Karsa berserta jajaran dan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin beserta jajaran.

Antusiasme warga, terhadap peningkatan layanan tersebut terlihat dari tingginya minat pelanggan. Pada keberangkatan perdana menggunakan rangkaian baru, tiket KA Cikuray terjual habis dengan tingkat okupansi mencapai lebih dari 100 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa pergantian rangkaian ini merupakan bagian dari upaya KAI. Dalam, menghadirkan layanan transportasi yang semakin nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Serta, pengoperasian rangkaian baru KA Cikuray itu merupakan bentuk komitmen KAI. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Kami bersyukur antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada perjalanan perdana hari ini tingkat okupansi mencapai lebih dari 100 persen. Hal ini menunjukkan bahwa KA Cikuray tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian dari Garut menuju Jakarta maupun sebaliknya,”ujarnya.

Kuswardojo menjelaskan, pada rangkaian baru tersebut, KA Cikuray membawa 6 kereta Ekonomi Kerakyatan dengan kapasitas masing-masing 93 tempat duduk serta 1 Kereta Khusus Petani-Pedagang berkapasitas 73 tempat duduk. Total kapasitas yang disediakan sebanyak 631 tempat duduk.

Pada keberangkatannya jumlah pelanggan KA Cikuray yang naik dari Stasiun Garut tercatat sebanyak 193 pelanggan. Sementara itu, secara keseluruhan dari seluruh wilayah operasional, KA Cikuray mengangkut 667 pelanggan.

KA Cikuray sendiri mulai beroperasi sejak Maret 2022 dan hingga saat ini terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Dari awal pengoperasiannya hingga 11 Juni 2026. Jumlah pelanggan yang naik menggunakan KA Cikuray dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 1.135.085 pelanggan, dengan rincian:

* Tahun 2022 (Maret–Desember) : 150.541 pelanggan
* Tahun 2023 : 260.230 pelanggan
* Tahun 2024 : 291.226 pelanggan
* Tahun 2025 : 297.889 pelanggan
* Tahun 2026 (1 Januari–11 Juni) : 135.199 pelanggan

Stasiun Garut sebagai stasiun awal keberangkatan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sejak Maret 2022 hingga 11 Juni 2026, jumlah pelanggan yang naik dari Stasiun Garut mencapai 410.216 pelanggan, sedangkan pelanggan yang turun di Stasiun Garut tercatat sebanyak 324.803 pelanggan.

Capaian tersebut, menjadi indikator kehadiran KA Cikuray telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung mobilitas masyarakat. Serta, pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Garut.

“KA Cikuray tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga telah mendorong konektivitas antar wilayah, mendukung sektor pariwisata, dan mempermudah aktivitas masyarakat. KAI Daop 2 Bandung akan terus melakukan berbagai peningkatan layanan agar perjalanan pelanggan semakin aman, nyaman, dan berkesan,”tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung tutur Kuswardojo. Telah, mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Serta, datang lebih awal ke stasiun agar pelanggan dapat berangkat dengan waktu yang tertera pada tiket dengan lancar dan nyaman.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!