Tingkatkan Keselamatan, Daop 2 Lakukan Perawatan Geometri di 37 Perlintasan Sebidang

Bandung (kilangbara.com)-Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus melakukan berbagai upaya pemeliharaan infrastruktur. Salah satu langkah konkret, adalah perawatan jalan rel dengan perbaikan geometri rel. Serta, pengembalian kedudukan rel sesuai standar posisi seharusnya, baik dari sisi ketinggian maupun lebar rel.

Perbaikan geometri rel itu, dilakukan di 37 perlintasan sebidang yang tersebar di berbagai wilayah operasional, yaitu di Cibungur, Purwakarta, Padalarang, Cibeber, Bandung, Cicalengka, Cibatu, Ciawi, Tasikmalaya, dan Banjar.

“Perawatan ini merupakan bagian dari komitmen kami. Guna, menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa kereta api,”ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Kamis, 7 Agustus 2025.

Kuswardojo menjelaskan, bahwa pada saat terdapat perbaikan geometri di perlintasan sebidang, aspal yang ada di perlintasan sebidang tersebut dilakukan pembongkaran sementara. Guna, untuk keperluan perawatan jalur rel. Setelah perbaikan selesai, dilakukan pengaspalan ulang mengembalikan kepada kondisi semula.

Proses perbaikan geometri rel itu, dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus. Guna, memastikan kesesuaian posisi rel terhadap standar teknis yang berlaku. Hal itu penting, untuk menjaga stabilitas laju kereta api serta meminimalisir potensi gangguan perjalanan kereta api.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Serta, waspada saat melintasi perlintasan sebidang, serta selalu mematuhi rambu-rambu yang ada. Harus, ingat berteman, berhenti tengok kiri dan kanan, pastikan aman, baru jalan.

KAI berkomitmen, terus melakukan upaya preventif dan perawatan berkala guna menjaga keandalan jalur rel dan menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!