Wings Air, Rencananya Akan Buka Kembali Penerbangan ke Bandara Wiriadinata Tasik
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Setelah vakum akibat adanya pandemi Covid-19 sekitar 2 tahun. Kini ada kabar gembira, bagi sejumlah penguna pesawat terbang yang berada di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Pasalnya, Wings Air akan kembali membuka penerbangannya ke Bandara Wiriadinata Tasikmalaya, seperti dulu.
Public Relation Lion Air Grup (Wings Air), Danang menjelaskan. Lewat WhatsApp, bahwa jka ada perkembang baru pasti segera dikabari, tunggu saja. Seraya, dirinya mengucapkan selamat dan maaf baru dibalas WhatsAppnya, Minggu (01/01/2023).
Sebelumnya, Kabid Angkutan Dishub Kota Tasikmalaya, Adjat. Saat ditemui, Kamis (29/12/2022) menyampaikan. Bahwa, Wings Air rencananya akan kembali membuka penerbangannya ke Bandara Wiriadinata Tasikmalaya, seperti dulu.
“Insya Alloh, penerbangannya itu paling cepat pada Januari 2023. Adapun, maskapainya itu, tetap Wings Air (Lion Grup). Serta, rutenya masih seperti dulu Bandara Wiriadinata Tasikmalaya-Halim Perdanakusumah,”bebernya.
Adjat menjelaskan, adanya rencana penerbangan kembali itu. Setelah, dirinya bersama dengan Pj Walikota Tasikmalaya. Bertemu, langsung dengan Kemenhub-RI dan perwakilan dari Maskapai Wings Air, pada 22 November 2022 di Jakarta. Sehingga dalam pertemuan itu, rencananya akan segera dibuka kembali penerbangan seperti dulu di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya.
Pesawatnya tetap jenis ATR 72 Wings Air. Namun, kondisi dulu dan sekarang ini sangat berbeda. Termasuk, jadwal penerbangan dan harga tiketnya. Dulu itu, penerbangannya setiap hari Tasikmalaya-Jakarta. Nah, sekarang ini dalam 1 Minggu hanya 3 kali saja. Karena, mengingat situasi ekonominya belum pulih, pasca Covid-19. Sedangkan, untuk harga tiket perkiraan dibawah Rp 1 juta.
Pesawat jenis ATR 72 itu kapasitasnya ada 70 seat. Dulu, saat pertama kali penerbangan Tasikmalaya-Jakarta, pada Juli 2017. Pada saat itu, Wings Air ada komitmen dengan Pemkot Tasikmalaya. Bila okupansi penumpangnya sepi, akan disubsidi oleh APBD. Misalnya, total dari kapasitas 70 seat, namun hanya terisi 45 seat. Sehingga, Pemkot harus subsidi 5 seat lagi guna untuk menutupi operasionalnya.
Tapi, setelah berjalan dari 2017 hingga sebelum ada Covid-19. Ternyata diluar dugaan, sebab realitanya tidak ada yang disubsidi dari APBD. Karena, okupansi penumpannya tersebut sangat antusias pada setiap harinya. Sehingga, tentunya sangat mengembirakan, pasalnya murni itu merupakan komersial dan menguntungkan maskapai pesawat tersebut.
Nah untuk sekarang ini, mengingat kondisi ekonomi belum pulih, pasca Covid-19. Guna untuk antisipasi jumlah penumpangnya. Pemkot Tasikmalaya sudah siap untuk subsidi dari APBD. Tapi mudah-mudahan saja, animo masyarakat bisa antusias seperti dulu lagi. Sehingga, tidak ada yang harus disubsidi. Perlu diketahui, terkait subsidi APBD itu juga dilakukan di Bandara Jenderal Sudirman di Purbalingga. Bahkan, dilakukan rereongan oleh Pemda Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan lainnya. Tapi, hanya bertahan sekitar 1,5 bulan saja. Di Toraja, justru malah disubsidi oleh APBD Provinsi.
Ketika disinggung, kepastian jadwal penerbangan pada Januari 2023 di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya. Adjat mengatakan pihaknya masih melihat perkembangannya. Termasuk juga rute baru Tasikmalaya-Yogyakarta. Karena rute ke Yogyakarta itu, hasil survei dari Lanud Wiriadinata. Ternyata, mendapat respon positif dari sejumlah masyarakat. Bahkan, menempati rangking kedua hasil surveinya, setelah Jakarta. Kemudian, rangking ketiga diraih Surabaya yang dipilih oleh masyarakat tersebut.(AR)

