Jakarta Ada SCBD, Remaja di Kota Tasik Punya Tempat Kongkow di Warung Tepi Rel

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Bila di Jakarta selama ini, sejumlah kaum milenial itu. Punya, tempat favorit untuk kongkow (nongkrong) di Jalan Sudirman (SCBD) hingga menjadi fenomenal dimedsos. Maka, kalau di Kota Tasikmalaya itu, anak mudanya punya tempat favorit nongki (nongkrong) yaitu dipinggir rel kereta api. Tepatnya, di Warung Tepi Rel (Wartel) yang berada didaerah Cinehel Kota Tasikmalaya. Cuma bedanya, di Wartel tidak ada fashion show saja, seperti di Citayam Fashion Week Jakarta.

Tapi, hampir setiap hari mulai dari sore hingga hingga malam hari itu. Sejumlah remaja, selalu tumpah dilokasi tersebut. Sehingga, tak heran ditempat itu selalu ramai. Mereka, berdatangan hanya untuk sekedar kongkow dengan para bestienya. Sambil, menikmati sejumlah menu dari Wartel tersebut. Padahal dikedai itu, tempatnya sangatlah sederhana.

“Ya ramainya sekarang-sekarang ini dan memang kebanyakan dari kaum milenial. Tapi, ada juga kalangan orang tua yang membawa anaknya,”tutur Owner Wartel, Opik saat ditemui ditempatnya itu, Senin (25/07/2022).

Ditempat sama, salah satu koki Wartel Okan menambakan, tempatnya tersebut sudah lama berdiri sekitar 5 tahun, tapi ramainya sekarang-sekarang ini. Sehingga lebih dahulu hadir, ketimbang SCBD yang ada di Jakarta. Koki itu menjelaskan, kenapa selama ini banyak sejumlah pengunjung yang berdatangan. Karena, selain sejumlah menunya yang sangat terjangkau harganya. Serta juga ada spot menarik bisa kongkow ditepi rel kereta api.

“Kita juga menyediakan meja dan tempat duduk yang dalam areal warung ini, bisa menampung 60 orang. Tapi, pengunjung lebih banyak yang memilih diluar. Mungkin, ada sensasinya duduk ditepi rel kereta api,”bebernya.

Kata Okan ditepi rel kereta api itu, ada fasilitas tembok yang dimanfaatkan untuk duduk, bagi para pengunjung. Serta letaknya itu, tepat berada didepan Wartel dan ada akses jalan umum yang bisa dilalui oleh motor. Namun, selama ini tidak menganggu akses jalan. Karena, ada crew yang bisa mengaturnya.

“Jadi akses motor bisa melaluinya seperti biasa. Karena pengunjung yang duduk ditembok itu, berada dipinggir jalan yang diatasnya adalah rel kereta api,”terangnya.

Bahkan lanjut Okan. Guna, untuk memberikan kenyamanan bagi sejumlah pengunjung. Pihaknya juga memasang sebanyak 12 lampu yang diatas, sebagai salah satu penerangannya. Termasuk juga lampu yang berada dibawahnya. Sehingga, dilokasi tersebut menjadi terang benderang.

“Kita juga selama ini memberdayakan warga disekitar sini. Termasuk yang mengurus parkir motor dan lainnya,”imbuhnya.

Adapun terkait menu harganya itu, Okan menyampaikan. Harganya masih dibawah Rp 20 ribu. Menu makananya itu, ada nasi goreng, soteng cilor, seblak, mie goreng dan lainnya. Minumannya, ada kopi nusantara, lemon tea dan lainnya. Sedangkan, bukanya itu setiap hari mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Terkait fasilitasnya itu, ada free wifi, musholla, tempat parkir dan lainnya.

“Bagi yang penasaran, bisa datang ke sini. Tepatnya di Bobojong Cinehel, kalau dari arah lampu merah Mitra Batik tinggal lurus. Lalu nanti ada perlintasan kereta api, nah ini sebelum menyebrang rel kereta api. Nantinya, tinggal belok kiri saja,”ajaknya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!