Rungkad!Baru Seumur Jagung Proyek Jalan Dikerjakan CV KWC Rusak, Pengawasan PUTR Gagal
Kab.Tasik (kilangbara.com)-Kinerja pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya. Dinilai gagal, menjalankan fungsinya secara optimal. Dalam, proyek jalan yang berada di Desa Sirnajaya. Pasalnya, diusia yang baru seumur jagung dikerjakan oleh CV Kusuma Wira Cipta (KWC). Ternyata, kondisinya sudah rusak dan amburadul tidak karuan. Rungkad bro!
“Kondisi aspal baru yang seharusnya kokoh. Tapi, kini,mulai terkelupas dan hancur diberbagai titik. Fungsi, dari pengawasan Dinas PUTR gagal,”kesal Wakil Ketua Karangtaruna Mekarsari Bidang Eksternal, Dina Diana Ginanjar, Senin (14/7/2026).
Tentunya tutur Dina. Adanya, kegagalan fungsi pengawasan dari Dinas PUPR itu. Begitu, buruknya kualitas infrastruktur yang notabene merupakan bentuk ketidakadilan yang nyata bagi masyarakat Desa Sirnajaya. Pihaknya, mengingatkan kepada Dinas PUPR dan kontraktor pelaksana. Jangan, karena geografis Desa Sirnajaya itu berada diujung timur dan jauh dari pusat pemerintahan.
Kemudian, pembangunan ditempatnya tersebut bisa dikerjakan secara asal-asalan. Seyogianya, ketika berbicara mengenai infrastruktur. Asasnya, harus merata dan adil meski berada diwilayah pinggiran. Namun, tetap taat membayar pajak dan uang pajak warga itu. Nilainya, sama sahnya dengan warga yang berada dipusat kota.

“Mengapa, saat hak kami dikembalikan dalam bentuk jalan. Justru, malah disuguhi aspal abal-abal yang amburadul. Kami, tuntut pertanggungjawaban dan siapkan tindak lanjut nyata,”bebernya.
Pihaknya terang Dina. Telah, menduga ada kelalaian fatal atau bahkan pengabaian spesifikasi teknis dalam proses pengerjaan oleh CV Kusuma Wira Cipta itu. Disinyalir, dibiarkan begitu saja oleh pengawas dari dinas terkait. Sehingga, menyikapi hal itu, barisan pemuda dan warga Sirnajaya menyatakan tidak akan tinggal diam. Serta, siap mengambil langkah tindak lanjut yang konkret guna mengawal hak-hak masyarakat desa.
“Kami akan mengawal ketat masalah ini. Tentu, bukan sekadar keluhan dimedia sosial. Menuntut, Dinas PUPR segera memanggil CV Kusuma Wira Cipta. Guna melakukan audit kelayakan fisik dan membongkar total aspal yang rusak. Agar, digelar ulang sesuai spesifikasi yang semestinya,”pintanya.
Jika tuntutan itu kata Dina diabaikan dan tidak ada tindakan nyata. Maka, dalam waktu dekat elemen pemuda bersama warga masyarakat Desa Sirnajaya. Bakal, melakukan aksi advokasi yang lebih besar. Karena, telah berkomitmen untuk membawa persoalan kegagalan proyek infrastruktur ini ke ranah pengawas lebih tinggi. Demi, memastikan uang rakyat tidak habis menguap pada kontraktor yang tidak bertanggungjawab.(***)

