Besok Pencairan Bansos, Walikota Tasik : Tidak Semua Warga Dapat Bantuan

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Walikota Tasikmalaya, H Budi Budiman mengatakan, besok Senin (11/05/2020) pencairan Bantuan Sosial (Bansos) dari APBD Kota Tasikmalaya.Berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu, bagi sejumlah masyarakat yang terdampak Covid-19 dari non DTKS.Tidak semua warga yang sudah didata RT RW itu, dapat menerima bantuan tersebut.

Pasalnya, hanya ada 17.590 Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang bisa menerima bantuan itu.Karena angka tersebut yang tidak tercover oleh Provinsi Jabar melalui non DTKS.Sebab yang tercover Provinsi tersebut jumlahnya ada 35.000 KK, sedangkan dari Kemensos sekitar 51.282 KK.Semua Bansos di Kota Tasikmalaya menerima dari tiga sumber anggaran.Mulai dari Kemensos, Provinsi Jabar dan Kota Tasikmalaya.

“Totalnya itu ada sekitar 103.970 KK yang diluar PKH, BNPT dan program lainnya.Sedangkan terkait realisasi Bansos dari Provinsi, rencananya Selasa.Berupa uang tunai Rp 150 ribu dan sembako.Adapun dari Kemensos itu uang tunai sebesar Rp 600 ribu.Sehingga besok yang belum dapat Bansos, tunggu saja yang dari Provinsi dan Kemensos,”ujar Walikota usai video conferensi dengan 69 Lurah di Balai Kota, Minggu (10/06/2020).

Sedangkan terkait penyaluran besok itu, Walikota menuturkan pihaknya kerjasama dengan Kantor Pos.Nantinya petugas Kantor Pos tersebut mulai pukul 08.00 WIB.Memberikan wesel kepada Kelurahan dan bertemu dengan RW untuk dibagikan ke penerima bantuan.Berikutnya, petugas langsung menyerahkan bantuan itu.Tapi penerima harus ada bukti berupa wesel.Serta juga perlu juga disiapkan poto copy KTP dan KK wajib sebagai dokumen bukti.Lalu kalau ada yang meninggal dunia, bisa dilihat dari ahli waris yang sama di KK.

“Barusan saya video conferensi dengan 69 Lurah, jadi penyaluran bansos itu mulai besok dan akan dilaksanakan selama 3 hari.Adapun jadwalnya Senin itu untuk Kecamatan Cipedes, Purbaratu, Cibeureum dan Tamansari.Selasa, Cihideung, Indihiang Kawalu.Rabu Tawang, Bungursari Mangkubumi.Perlu diketahui dalam 1 KK itu hanya menerima 1 kali saja, misalnya kalau yang sudah besok datap Bansos dari Kota Tasikmalaya, tidak mungkin dapat lagi dari Provinsi dan Kemensos,”paparnya.

Bantuan Rp 500 ribu itu, lanjut Budi rutin setiap bulan, selama 3 bulan.Dirinya sudah berpesan kepada Camat dan Lurah, supaya bisa memberi edukasi kepada masyakat penerima bantuan itu.Bahwa tujuan bantuan itu, guna membantu untuk kebutuhan pokok.Sedangkan besar kecilnya bantuan itu sangatlah relatif.Terpenting bisa untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Saya tidak mau melihat warga Kota Tasikmalaya tidak bisa membeli beras.Jangan sampai bantuan sebesar Rp 500 ribu itu, malah dibelikan yang tidak penting.Misalnya untuk beli pulsa, baju beduk dan lainnya.Terkait sejumlah RT RW yang mengurus Bansos besok itu.Ada uang penganti transpot, untuk RT Rp 1.000 ribu per KK dan RW Rp 500 per KK,”pungkasnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!