Peradi Tasik Tidak Hanya Fokus Pada Teknis Hukum, Tapi Juga Pendekatan Secara Budaya

Kota.Tasik (kilangbara.com)-DPC Peradi Tasikmalaya, telah mendorong supaya hukum dengan budaya bisa bersinergi. Sehingga, diharapkan hal itu dapat ditemukan hukum yang lebih manusiawi. Serta juga lebih dipercaya oleh sejumlah masyarakat.

“Peradi tidak hanya berfokus pada sisi teknis hukum. Tapi juga pendekatan budaya dalam pengembangan profesi advokat,”ujar Wakil Ketua 1 DPC Peradi Tasikmalaya, Damas Aprilirnur. Usai, saresehan hukum dan budaya di Astro, Sabtu (02/4/2026).

Damas juga menyinggung, terkait dengan anggota Peradi yang wajib menjungjung tinggi profesionalisme dan kode etik. Serta juga memberikan pelayanan yang terbaik, baik itu bagi masyarakat yang mampu maupun tidak mampu.

Bahkan, di Peradi itu ada BPH yang khusus menangani dan memberikan pelayanan sukarela. Sesuai, dengan Undang-Undang advokat dalam memberikan jasa advokat secara gratis per anggota tersebut 46 jam selama 1 tahun.

“Bila ada masyarakat yang dirugikan oleh profesi anggota Peradi Tasikmalaya. Kami, membuka pengaduan di DPC. Tentunya, jika ada yang melanggar pasti kami tindak tegas dan penghentian sebagai advokat,”ungkapnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!