Bupati Majalengka : Shalat Tarawih Dirumah, Shalat Idul Fitri Ditiadakan

Majalengka (kilangbara.com)-Jelang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah/2020 Masehi.Pemkab Majalengka mengeluarkan surat edaran yang langsung ditanda tangani oleh Bupati Karna Sobahi.

Dalam isi surat itu, umat Islam di Kabupaten Majalengka diwajibkan tetap melaksanakan puasa dibulan Ramadhan.Namun, ditengah Pandemi Covid-19 ini, diminta melaksanakan shalat tarawih dirumah saja dan sholat idul fitri ditiadakan.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Majalengka Nomor 400/646/Kesra tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.Di Tengah Pandemi Wabah Covid-19. Surat itu, tertanggal 16 April 2020 Bupati Majalengka.

Surat edaran tersebut, sejalan dengan surat edaran Kementerian Agama RI Nomor 6 Tahun 2020 perihal Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.Di Tengah Pandemi Wabah Covid-19.

“Shalat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah.Termasuk sholat idul fitri juga ditiadakan.Sedangkan untuk takbiran, cukup dilakukan di masjid/mushola dengan pengeras suara, tanpa ada takbir keliling,”himbaunya.

Tak hanya tarawih, kegiatan tilawah atau tadarus Alquran juga dilakukan di rumah masing-masing.Begitu pula dengan sahur dan buka puasa.Hanya dilakukan oleh individu atau keluarga inti.Termasuk kegiatan sahur on the road dan buka puasa bersama di area publik, tidak perlu dilakukan.

“Buka puasa bersama, baik dilaksanakan di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun mushola ditiadakan.Adapun Untuk silaturahim/halal bi halal saat Idul Fitri, bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference,’’bebernya.

Sementara itu, dalam surat edaran itu lanjut Karna juga mengatur tentang pengumpulan maupun penyaluran zakat, infak, sodaqoh (ZIS).Termasuk petugas yang menyalurkan ZIS, harus dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).

“Saya minta Kepada Camat, Ketua MUI dan Ketua DMI, agar dapat meneruskan surat edaran tersebut kepada masyarakat.Namun, semua panduan tersebut dapat diabaikan.Jika ada pernyataan resmi dari Pemerintah Pusat, yang menyatakan keadaan telah aman dari pandemi Covid-19,”pungkasnya.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!