Pasca Lomba Melamun!Disporabudpar Kota Tasik Akan Gelar Lomba Senyum, Gratis Hadiah Menarik
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Setelah sukses pada tahun 2023 dengan mengelar lomba melamun. Hingga, mendapat animo yang sangat antusias dari sejumlah masyarakat. Bahkan, tak disangka lomba nyeleneh itu, malah menjadi viral dimedia sosial.
Kini, Disporabudpar Kota Tasikmalaya kembali bakal mengadakan perlombaan. Tapi, kali ini adalah lomba senyum 2024 dan perlomaan itu terbuka untuk umum. Sehingga, bagi masyarakat yang ingin mengikuti lomba tersebut. Dipersilahkan, siapapun itu dan nanti akan ada persyaratnya.
“Pendaftarannya gratis!ada sejumlah hadiah menarik dan lokasinya sama seperti tahun 2023 di GCC. Sedangkan, terkait dengan pelaksanannya, ya secepatnya dan nanti diumumkan,”janji Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana S STP, usai Musrenbang di GCC, Rabu (28/02/2024).
Deddy menjelaskan, pada tahun 2024 ini Disporabudpar Kota Tasikmalaya memiliki sekitar 125 event yang dibungkus dengan nama Calender Of Event Tasik (COET) 2024. Salah satunya itu, adalah lomba senyum tersebut. Perlu diketahui, Program COET itu tidak mengunakan dana dari APBD Kota Tasikmalaya. Namun, pure bekerja sama dengan sejumlah sponsor.

“Alhamdulilah, COET itu sudah berjalan sukses dari tahun 2023. Pada tahun kemarin itu, hanya ada sebanyak 99 event. Namun, pada tahun 2024 ini menjadi 125 event. Kami, bekerja sama dengan sponsor, seniman, komunitas kreatif, anak muda dan lainnya,”tuturnya.
Kota Tasikmalaya terang Deddy. Tidak memiliki gunung dan pantai sebagai kunjungan wisata dari luar. Sehingga, harus bisa menciptakan berbagai event yang menarik. Supaya, dapat menjadi tujuan orang luar datang ke Kota Tasikmalaya. Makanya, harus punya ide kreatif untuk mengadakan event yang menarik.
Dengan hadirnya berbagai event itu, bisa menarik orang luar datang ke Kota Tasikmalaya. Tentunya, sangat berdampak langsung terhadap sektor ekonomi. Contohnya, hotel bisa penuh termasuk bakal diserbu resto atau cafe juga jajanan kuliner, toko oleh-oleh, sarana transportasi dan lainnya. Sehingga, dapat memberikan PAD terhadap APBD Kota Tasikmalaya.
“Selain itu, sejumlah event tersebut bisa dikembangkan oleh anak muda menjadi pundi pendapatan. Karena, dalam COET itu banyak melibatkan stakeholder dan para anak muda,”ungkapnya.(AR)

