Lapas Tasikmalaya Overkapasitas, Diky Candra Akan Dorong ke Walikota Agar Bisa Relokasi

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Kondisi Lapas Kelas II B Tasikmalaya selama ini sudah overkapasitas. Apalagi, lokasinya tersebut berada ditengah pusat kota. Sehingga, saat ini perlu untuk segera direlokasi dengan membangun lapas baru yang refresentatif.

“Kalau, memang ada tempat yang layak, Saya akan dorong untuk menyampaikan
ke Pak Walikota bisa relokasi. Karena, nanti beliau yang bisa mengambil keputusannya,”ujar Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra. Saat, meninjau Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Senin (27/4/2026).

Diky menyampaikan, saat ini di Kota Tasikmalaya itu masih ada tanah carik. Tersebar, mulai dari Kecamatan Tamansari, Cibeureum dan Bungursari. Namun, semua tanah carik yang ada di 3 kecamatan tersebut, tidak ada yang lebih dari 4 hektar.

Plh Kepala Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Yadi Suryaman menambahkan. Bahwa, saat kondisi dilapas itu malah menampung sebanyak 460 binaan. Padahal, kapasitas untuk tempat tersebut hanya bisa dihuni 88 orang.

Ada 24 kamar dan satu untuk itu adalah kamar khusus wanita. Lapas tersebut, menampung warga Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. Pihaknya, telah berupaya pemindahan ke Lapas terdekat. Karena mau tidak mau harus dilakukan, kalau terus dibiarkan bisa mencapai seribu napi.

“Ya, jika terus dibiarkan bisa mencapai seribu binaan dan itu tidak manusiawi juga dapat melanggar HAM. Kami, sudah upayakan bisa relokasi ke Pemkot Tasikmalaya dan Pemkab Tasikmalaya,”terangnya.

Yadi pun menambahkan, saat ini di Lapas itu paling banyak adalah warga Kabupaten Tasikmalaya. Jumlahnya, sekitar 280 binaan dan sisanya adalah warga Kota Tasikmalaya. Paling, dominan kasus narkoba, kriminal dan lainnya.

“Kami akan segera untuk menindaklanjuti ke Pak Walikota Tasikmalaya. Barangkali saja, ada kemungkinan untuk bisa relokasi yang lebih refresentatif. Karena, disini Lapas sudah Overkapasitas,”bebernya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!