Jadi Polemik!Kelompok Minta Kades Jatimulya Transparan, Diduga Pembelian Domba di Mark Up
Majalengka (kilangbara.com)-Anggota kelompok tani di Blok Bodas, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Kini, meminta kepada Kades Jatimulya, Rosadi supaya bisa transparan. Dalam, program ketahan pangan dan hewan untuk alokasi anggaran pembuatan kandang domba. Agar, tidak menjadi polemik seperi selama ini.
“Pasalnya, dananya itu mencapai Rp 75 juta lebih melalui anggaran tahap satu. Ada, dugaan pengadaan pembelian domba diduga dimark up anggaranya. Kami, anggota kelompok hanya menerima sampai hari ini cuma 34 ekor,”ujar anggota kelompok yang tidak mau disebut namanya, Senin (14/10/2025).
Apalagi tutur sumber ada info dari RAB, pembelian domba itu harus 60 ekor. Tapi, faktanya kelompok cuma menerima 34 ekor saja. Bahkan kelompok mempertanyakan sifatnya hanya menerima manfaat saja.
“Sedangkan yang belanja itu mungkin desa dan domba yang diterimanya kurus-kurus.
Bahkan, disinyalir Kades menerima fee dari proyek pengadaan domba sebesar Rp 15 persen,”ungkapnya.
Terpisah saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Kepala Desa Jatimulya Rosadi bukanya mengangkat telepon miliknya. Namun, justu malah langsung memblokir no awak media.(AR)

