Tak Peduli Kotor, Diky Candra Turun Bareng Sejumlah Warga Sukanagara Bersihkan Sampah
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Tak peduli kotor Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra. Turun langsung, bareng warga membersihkan sampah didrainase. Sebagai, bentuk aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Diwilayah, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/04/2025).
Diky tidak memberikan perintah atau pengarahan, tetapi malah turun langsung ke lapangan bareng Lurah Sukanagara dan masyarakat. Guna, untuk membantu membersihkan sampah yang menyumbat didrainase. Karena, selama ini sering mengakibatkan genangan air dijalan.
“Kegiatan ini, melibatkan DLH, BPBD dan PUTR juga diinisiasi oleh Pak Lurah Sukanagara dan diikuti oleh sejumlah masyarakat,”ungkapnya kepada sejumlah awak media.
Tentunya tutur Diky. Kegiatan itu, bisa jadi seperti apa yang disampaikan oleh Walikota Tasikmalaya lewat surat edarannya. Berkaitan, harus gerak bersih kepada sejumlah Lurah dimasing-masing Kelurahan. Sehingga, nantinya diharapkan gerak bersih bisa menjadi kebiasaan untuk selesaikan masalah sampah.
“Apabila, dianggap belum bisa berikan solusi yang terbaik, akan terus berusaha kerja keras. Persoalan, sampah tidak bisa selesai tanpa ada dukungan warga. Sehingga, jangan buang sampah sembarangan,”pintanya.

Ditempat sama, Lurah Sukanagara, Hendih menambahkan. Bahwa, kegiatan itu bertujuan untuk membersihkan sampah bareng dengan masyarakat. Tentunya, bisa menjadi role model yang tadinya warga tidak peduli, kini menjadi peduli terhadap lingkungannya.
“Alhamdulilalah, bisa dihadiri oleh Pak Wakil dan beliau juga ikut membersihkan sampah. Kegiatan ini, mendapat respon luar biasa dari masyarakat dan diikuti oleh sekitar 300 warga,”ungkapnya.
Hendih menambahkan, bahwa kegiatan bersih sampah itu di Kelurahan Sukanagara, sebenarnya sudah dilakukan 2 tahun sebelumnya. Namun, karena ada fenomena KDM menjadi sangat luar biasa. Sehingga, ada aspirasi masyarakat agar pimpinan birokrasi bisa turun.
Sedangkan, dipilih lokasinya tersebut karena sering ada genangan air. Terkait, segmentasi saluran parit banyak bangunan warga yang ditutup permanen, harusnya ada space. Sehingga, jadi prioritas disatu titik dulu untuk membereskannya.
“Saya tadi juga sudah menyampaikan kepada Pak Wakil. Supaya, bisa memperhatikan terkait dengan kebijakan PUTR persoalan drainase ini. Meski, sebelumnya sudah direspon PUTR. Tapi, lewat Pak Wakil ada dorongan kuat hingga bisa jadi prioritas,”harapnya.(AR)

