Kacida!Ortu Terpaksa Jual Gabah Padi, Demi Anaknya Ikut Study Tour MTsN 7, Kumaha Pak Kepsek?
Majalengka (kilangbara.com)-Meskipun Pj Gubernur Jawa Barat, telah mengeluarkan surat edaran resmi study tour bagi sejumlah sekolah. Salah satunya itu, bisa dilakukan diwilayah yang terdekat di Jawa Barat. Namun, rupanya MTsN 7 Majalengka malah ngeyel dan berangkat study tour jauh ke Jogyakarta.
Dalam study tour itu, dipungut sebesar Rp 850 ribu per siswa. Sehingga, menjadi beban bagi sejumlah orang tua siswa. Pasalnya, harus pontang panting untuk mencari uang. Demi, biaya anaknya agar ikut study tour dengan naik bus ke Jogyakarta. Terkesan, study tour itu hanya dijadikan ladang bisnis yang mengiurkan.
“Study tournya itu sudah dilaksanakan dan biayanya mahal. Kami, terpaksa harus menjual gabah padi. Padahal, study tour itu cukup yang wilayahnya dekat saja, biar biayanya ringan. Sesuai, surat edaran Pak Pj Gubernur Jabar. Tapi ini malah ke Jogya, kacida kumaha Pak Kepsek?,”kesal salah satu ortu siswa yang tidak mau disebut namanya itu, Rabu (29/05/2024).
Kepsek MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna ketika dikonfirmasi kilangbara.com, melalui pesan singkat WhatsApp tidak membalasnya. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah MTsN 7, Ikrom membenarkan pihak sekolah telah mengadakan study tour ke Jogjakarta. Adapun, biayanya itu dipungut Rp 850 ribu per siswanya yang ikut study tour tersebut.(Sam)

