Maju Jadi Calon Walikota!Kenapa Harus Kota Tasik?Dicky Candra : Ingin Bangun Kota Kelahiran!
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ikhtiar terus gercep dilakukan oleh artis nasional, Dicky Candra. Dalam upaya, untuk mendapatkan tiket sebagai Calon Walikota Tasikmalaya dalam Pilkada Kota Tasikmalaya 2024. Sebelumnya, alumni SMAN 2 Kota Tasikmalaya itu mengambil formulir pendaftaran penjaringan calon di PPP dan PDIP. Kini, tancap gas menyambangi Kantor DPC Demokrat Kota Tasikmalaya. Guna untuk, mengambil formulir pendaftaran tersebut.
“Ya, sebagai bentuk ikhtiar. Karena, ada sejumlah partai yang membuka penjaringan untuk calon. Sehingga datang untuk mengambil formulir pendaftarannya. Tentunya, merupakan kesempatan bagi non kader partai bisa mendaftar,”ujarnya. Saat, mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC Demokrat Kota Tasikmalaya, Senin (22/04/2024).
Sehingga, terang Dicky. Meskipun, bukan kader non partai tidak usah merasa takut. Bisa, ikut dalam penjaringan pendaftaran sejumlah partai tersebut. Sepanjang, calon itu punya misi visi bagaimana dapat membangun daerahnya. Serta, apa yang akan dibuat untuk daerahnya. Jangan, sampai ingin nyalon namun tidak tahu mau apa. Dirinya, sangat apresiasi dengan adanya partai yang membuka diri itu. Serta, akan mengikuti mekanisme yang berlaku disetiap partai tersebut.
“Dulu, belum pernah datang ke partai untuk pencalonan. Justru, partai yang datang meminta untuk nyalon. Tapi, sekarang saya datang sendiri jauh-jauh ke Kota Tasik. Terus terang, di Bandung Barat dan Garut sudah terpasang baliho saya dan ada permintaan untuk nyalon. Karena, sama kan mau menghadapi Pilkada serentak 2024. Tapi saya menolaknya, sebab mau concern ikut dalam Pilkada Kota Tasikmalaya,”imbuhnya.

Kata alumni SMPN 2 Kota Tasikmalaya itu menjelaskan, kenapa harus memilih Kota Tasikmalaya?sebab Kota Tasikmalaya adalah kota kelahirannya. Dulu, sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA di Kota Tasikmalaya. Tentunya, ada ikatan emosial yang kuat terhadap kampung halaman sendiri. Sehingga, kini sudah saatnya bisa membangun kota kelahiran ke arah yang lebih baik lagi.
Selain itu, dirinya juga sempet dengar ada isu kemiskinan cukup tinggi di Kota Tasikmalaya. Bahkan, dengar juga masih ada kelurahan yang layak desa. Padahal, seharusnya dapat Alokasi Dana Desa. Namun, itu masuk kota sehingga hanya dapat Alokasi Dana Kelurahan. Mungkin itu problemnya. Berarti harus ad solusi, siapapun itu Walikotanya harus rajin sampaikan ke pusat. Hal itu, salah satunya yang harus dicarikan solusinya. Tidak usah, mencari-cari kesalahan yang sebelumnya.
Ketika disinggung, pada malam minggu kemarin mendatangi ke Mambo Kuliner dan Cihideung Kuliner. Pria yang dulu tinggal di Jalan Komalasari Kota Tasikmalaya itu mengaku. Hal tersebut, dilakukan sebagai bentuk tebar pesona. Sekaligus, test sejauh mana dirinya dikenal luas oleh masyarakat. Karena, dimedsos ada netizen yang berkomentar, “Cik Atuh Sing Inget Ka Tanah Kelahiran Ulah ka Daerah Lain Bae”. (Harus Ingat Ke Tempat Kelahiran Jangan Ke Daerah Lain Saja).
“Saya lakukan itu sebagai tahapan dari sisi popularitas dimasyarakat. Alhamdulillah, responnya dinilai cukup walaupun belum puas. Karena, ada yang harus dilakukan yakni sisi elektabilitas. Proses, elektabilitas tersebut minimal bisa dialog dengan masyarakat. Nanti, kita bisa berdiskusi dengan sejumlah warga,”ungkapnya.(AR)

