Di Tasik, Anies Baswedan: Bukan Amin Tapi Anies-Imin, Nanti di TPS Tidak Ada Nama Itu!

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Meski diguyur hujan lebat, namun ternyata tidak menyurutkan ribuan para pendukung Anies Baswedan. Datang, untuk melihat kampanye Calon Presiden 2024 yang diusung oleh koalisi perubahan (Nasdem, PKS, PKB dan Partai Umat) itu. Di GOR Susi Susanti Kota Tasikmalaya, Kamis (04/01/2024).

Dalam pidato politiknya itu, Anies Baswedan menyebutkan. Bahwa, ribuan pendukungnya yang datang menyambutnya itu. Tentunya, telah menunjukan adanya semangat suatu perubahan. Sehingga, mereka yang datang itu bertekad bukan hanya sebagai penonton. Namun, sebagai pengerak untuk suatu perubahan di indonesia.

“Perjuangan perubahan bukan suatu tidak mungkin. Kita tidak boleh gentar, tapi semangat perubahan harus diperjuangkan dan kalian adalah pejuang. Di Kota Tasik ini, kita gelorakan perubahan untuk indonesia,”ujarnya. Saat, kampanye di GOR Susi Susanti Kota Tasikmalaya, Kamis (04/01/2024).

Karena, terang Anies yang sedang dihadapi itu adalah status quo. Pihaknya, melihat selama ini upah buruh murah, pupuk sulit ada mafia pupuk, beras mahal ada mafia, gabah juga ada mafia, maka perlu untuk perrubahan. Tentunya, spirit perubahan itu diperlukan suatu kewenangan, jika tidak ada kewenangan tidak bisa ada perubahan.

“Nanti pada 14 Februari 2024. Rakyat, diberikan kesempatan untuk kewenangan pilihannya. Dengan, cara datang ke TPS dan coblos nomor urut 1. Tapi namanya itu bukan Amin, nanti di TPS malah tidak ada nama tersebut. Namun, namanya Anies Baswedan- Imin (Muhaimin) ya,”tegasnya.

Mantan Gubernur DKI itu, mengajak kepada yang hadir di GOR Susi Susanti tersebut. Agar, setelah pulang nanti ke rumah kabarkan kepada orang lain. Jika, tidak ingin harga mahal, pendidikan mahal, lapangan kerja susah. Maka, ajak supaya memilih pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin pada, 14 Februari 2024.

“14 Februari 2024 itu sebagai hari perubahan di indonesia. Perjuangan, perubahan dilakukan bukan oleh segelintir orang, namun oleh semua rakyat indonesia. Supaya, harapan perubahan itu bisa segera nyata,”harapnya.

Terakhir, Anies mengajak kepada ribuan pendukungnya. Supaya, membuka HP dan nyalakan kameranya. Agar, bisa merekam untuk sebuah perubahan. Tentunya, itu sebuah pesan untuk dikabarkan kepada semua orang. Bahwa, di GOR Susi Susanti bisa berkumpul dengan semangat perubahan.

“Saya yakin yang datang ribuan ke GOR Susi Susanti ini tidak dibayar. Tapi, datang dengan semangat daya juang, jadi bukan orang bayaran. Berbeda, jika datangnya itu disiapkan dengan bus, tentunya patut dicurigai ada transaksi,”pungkasnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!