Warga Resah Lalat Serbu Pemukiman, Roni : Kandang Ayam Itu Harus Dipindahkan!
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sejumlah warga yang berada di RT 09 RW 1 Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Kini, mengaku banyak yang merasa resah dengan dampak bau kotoran ayam dan serbuan lalat setiap hari. Sehingga, meminta kepada salah satu pemilik kandang ayam. Agar, bisa segera memindahkan dua kandang baru yang ada didarat tersebut.
“Karena, sejak adanya dua kandang itu 3 bulan lalu. Telah, menimbulkan bau kotoran dan lalat bergentanyan dari pagi hingga malam hari,”kesal salah satu warga Gunung Jambe Kelurahan Tugujaya, Roni Kusumahdinata, Senin (21/08/2023).
Roni menjelaskan, sebelumnya pihaknya bersama Ketua RT dan warga mendatangi ke lokasi kandang ayam itu. Dalam, upaya untuk menyampaikan keberatan atas dampak tersebut. Pada saat itu diterima oleh pihak managementnya.
“Waktu itu ada dua aspirasi warga yang disampaikan. Pertama, bau kotoran ayam, lalu lalat yang menyerbu pemukiman masyarakat. Karena, selama ini sejumlah warga merasa terganggu,”bebernya.
Setelah pertemuan itu, kata Roni. Memang, ada respon dari perusahan tersebut. Salah satunya itu, kotoran ayam itu dikeruk sehingga yang tadinya diangkut sekitar 3 bulan. Kini, menjadi 3 hari sekali dan hasilnya bau kotoran itu agak mendingan, tidak seperti sebelumnya.
Namun, lalat masih saja bergentanyan ke sejumlah pemukiman. Sehingga, pihaknya kembali mendatangi lagi ke perusahan itu. Guna, meminta dilakukan penyemprotan ke rumah-rumah warga. Kemudian, akhirnya, ada penyemprotan satu kali saja.
“Sejak datang ke perusahaan itu sekitar 3 mingguan lalu, baru satu kali dilakukan penyemprotan kemarin. Padahal, kita minta 1 minggu paling telat untuk bisa menanggulanginya. Pasalnya, lalat setiap hari itu menyerbu sejumlah rumah warga,”herannya.
Menurut Roni, kini sejumlah warga pun telah meminta kepada perusahaan itu. Supaya, segera bisa memindahkan dua kandang ayam itu. Sebab, sebelum hadirnya kandang ayam baru tersebut. Tidak, ada menimbulkan bau kotoran dan serbuan sejumlah lalat itu.
“Kami juga sudah mendatangi ke Dinas Lingkungan Hidup. Guna, menanyakan ijinnya dan menyampaikan dampaknya. Kemudian, mereka mendatangi kandang ayam tersebut,”pungkasnya.
Sementara itu, ketika kilangbara.com mendatangi ke salah satu perusahaan tersebut. Ternyata, kantor tersebut sudah bubar jam kerjanya.(AR)

