Bikin Emosi!Warga Desa Gunungsari Ini Akan Tuntut RS Ibu dan Anak Livasya
Majalengka (kilangbara.com)-Keluarga pasien yang bernama, Iin warga
Desa Gunungsari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Bakal, menuntut Rumah Sakit Ibu dan Anak Livasya Kadipaten. Pasalnya, mengaku merasa kecewa dan bikin emosi dengan pelayanan rumah sakit tersebut
Menurut Iin, kekecewaan itu bermula ketika dirinya datang untuk persalinan anaknya yang kedua, Jumat 7 April 2023. Setelah, melahirkan dirinya dirawat dulu selama dua hari. Selama dirawat itu, anaknya yang baru lahir dirawat oleh suster. Mulai, dari memandikan bayi hingga pake popok bayi.
“Kemudian, besoknya Sabtu 8 April 2023 diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit itu,”terangnya didampingi suaminya Jaenal, Kamis (13/04/2023).
Namun, kata Iin. Setelah sampai dirumah bersama suaminya merasa kaget. Karena, anak yang baru lahir tersebut terus menangis, tadinya dikira bayi itu menangis mau ASI. Tapi, setelah diperiksa ternyata bayinya itu tidak ada anus. Sehingga, membuatnya merasa kaget saat melihat bayi tersebut.
“Kami kecewa dan marah kepada pihak rumah sakit tersebut. Masa anak saya tidak ada anusnya, tidak terdeksi oleh pihak dokter dan perawatnya,”kesalnya.
Setelah tahu kondisi bayinya, lanjut Iin. Pihaknya, meminta bantuan kepada pihak Pemdes Gunungsari. Setelah, mendapat saran, akhirnya memutuskan anak tersebut harus dioperasi ke RSUD Cideres. Tapi, pihak RSUD Cideres tidak sanggup, karena tidak ada alatnya dan harus dirujuk ke Bandung .
“Permasalahan ini, tentunya kami akan menuntut pihak Rumah Sakit Livasya untuk biaya operasi ke Bandung,”ancamnya.
Terpisah, ketika konfirmasi kepada pihak Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Livasya, Asep. Ternyata, tidak sedang ada ditempat, sedangkan
bagian umum, Maman. Tidak bisa, memberikan keterangan alasannya bukan kewenangannya.(Sam)

