Cowet Disporabudpar Support Event, Padukan Batik dan Bordir Bisa Jadi Seragam ASN
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Kota Tasikmalaya punya potensi batik dan bordir. Tentunya, potensi itu bisa dijadikan salah satu lomba peragaan busana yang menarik. Sehingga, dapat dipadukan antara batik dengan bordir. Bisa, menjadi salah satu busana inovatif yang dirancang oleh tangan kreatif.
“Jadi, kita punya ciri khas busana itu. Bahkan, nantinya bisa menjadi seragam ASN Pemkot Tasikmalaya,”pinta Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana S.STP M.Si. Saat memberikan, sambutan dalam lomba busana sunda. Di Imah Mang Asep, Sabtu (04/03/2023).
Deddy mengatakan, ide-ide kreatif dan inovatif harus selalu muncul dari sejumlah seniman, budayawan, musisi dan lainnya. Sehingga, pihaknya sangat memberikan support dengan kegiatan yang positif. Karena, di Kota Tasikmalaya banyak potensi yang harus segera dikembangkan.
Nanti, akan ada lomba busana pajamas. Kalau bisa, pada 18 Maret 2023 ada juga lomba Tasik Baseuh di Sungai Ciwulan. Coba, bisa ga misalnya pesertanya itu, mengunakan busana pajamas dan busana sunda. Tapi, tetap mengunakan pengaman seperti biasanya. Pihaknya, akan bantu untuk marketing digitalnya. Kemarin juga waktu lomba melamun juga viral dimedsos.
“Disporabudpar Kota Tasikmalaya, sekarang punya program namanya cowet. Program cowet itu, merupakan kalender untuk event di Kota Tasikmalaya. Supaya dengan adanya berbagai event itu, Kota Tasik bisa dikenal oleh orang luar,”harapnya
Sehingga, pihaknya kata Deddy menunggu berbagai event lainnya dari para pelaku seni, budayawan dan lainnya. Karena, dengan adanya berbagai event. Bisa, menghidupkan spirit kegiatan yang inovatif, kreatif dan produktif.
“Tadi saya lihat, ada performance gitar yang kolaborasi dengan DJ. Sangat luar biasa ada kesenian lokal bisa dipadukan. Nanti, kalau ada kegiatan Musrenbang Tingkat Kota Tasikmalaya, kita akan undang untuk tampil,”janjinya.(AR)

