Kini, Perlahan Kondisi Cihideung Mulai Berubah, Pasca PKL Tidak Pakai Gerobak
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Pasca, batas waktu terakhir penarikan gerobak PKL. Kemarin, Selasa 07 September 2021 pukul 24.00 WIB. Kini, Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya perlahan mulai nampak berubah. Pasalnya, mulai hari ini, Rabu (08/09/2021) para PKL tersebut. Berjualannya, hanya mengunakan meja atau bangku saja. Hal tersebut sesuai dengan nota kesepakatan sebelumnya. Antara, Forum Peduli Cihideung dengan Himpunan PKL Cihideung.
“Ya sekarang di Jalan Cihideung secara bertahap, sudah ada perubahan, tidak seperti sebelumnya terlihat kumuh,”ujar Desi, salah satu pengendara motor yang sedang menunggu ibunya belanja dikawasan itu, Rabu (08/09/2021).

Desi berharap kepada Pemkot Tasikmalaya, agar Jalan Cihideung itu, bisa ditata lebih baik lagi. Sehingga, dapat menarik para pengunjung berdatangan. Bahkan, kalau bisa menjadi kawasan wisata belanja, seperti di Malioboro Yogyakarta. Sebab, bakal jadi magnet yang bisa didatangi oleh sejumlah pengunjung. Tentunya, nantinya Cihideung bisa menjadi icon Kota Tasikmalaya.

Sebelumnya, Kadis KUKM Perindag, HM Firmansyah SH MH mengatakan penataan PKL di Jalan Cihideung, merupakan salah satu pedoman untuk program di tahun 2022. Namun di tahun 2021 ini, sudah dilaksanakan penertiban terhadap sejumlah PKL yang mengunakan gerobaknya. Dalam upaya, agar bisa terlihat lebih nyaman, bersih dan tidak kumuh.

“Tahun ini, kita laksanakan penertiban itu menjelang, program ditahun 2022. Karena, nantinya di Jalan Cihideung itu, trotoarnya kiri-kanan akan diperlebar menjadi sekitar 5 meter. Nah, 2,5 meter itu untuk para pejalan kaki dan 2,5 meter lagi, digunakan bagi sejumlah PKL. Konsepnya itu, ya seperti di Malioboro Yogyakarta,”terangnya, Rabu (18/08/2021).
Terkait PKL, kata Firmansyah, nantinya akan dibuatkan regulasinya, supaya bisa tertib, indah dan nyaman, sejumlah PKL berjualan. Termasuk juga, apakah nanti akan dibuatkan kios seragam, tentunya bakal menjadi pertimbangannya. Adapun, ekses trotoar diperlebar tersebut, badan jalan menjadi menyempit, sehingga tidak ada lagi lahan untuk parkir. Jadi, Jalan Cihideung itu, nantinya akan menjadi kawasan semi pedestrian.
“Ditahun 2022 itu, bukan hanya Jalan Cihideung saja yang menjadi kawasan semi pedestrian, namun juga Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet). Konsepnya sama, trotoar diperlebar dan tetap mengakomodir para PKL tetap bisa berjualan, serta tidak ada lagi lahan untuk parkir,”bebernya.(AR)

