Kejadian, 1 Wanita Tewas dan 1 Terluka, Bukan Dilokasi Proyek Jembatan Gobang
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Kabar adanya kecelakaan tunggal. Dengan menewaskan satu orang wanita dan satu lagi wanita terluka. Ternyata kejadianya, bukan berada dilokasi proyek jembatan gobang. Di Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.
Menurut tokoh masyarakat Desa Margaluyu, Uwa Komeng menjelaskan peristiwanya tersebut. Justru, terjadi di Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (04/09/2021).
“Kejadiannya itu, jauh dari lokasi proyek jembatan gobang, sekitar kurang lebih 2 kiloan. Perlu diketahui, pembangunan jembatan ini berada diperbatasan Kota Tasikmalaya-Kabupaten Tasikmalaya,”terangnya, Senin (06/09/2021).

Peristiwa kecelakaan itu, kata Uwa berawal ada 2 wanita muda yang datang, dari Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka berdua datang, dengan mengunakan motor matic. Mau menemui suaminya yang sedang bekerja diproyek cek dam (proyek BBWS).
Kedua wanita itu, datang dari arah Manonjaya. Mereka, tidak tahu medan ke lokasi jalannya sangat curam. Bahkan, oleh warga disarankan supaya mereka tunggu saja diatas. Biar, warga yang akan menjemput suaminya tersebut.
Tapi, mereka tidak menghiraukan saran warga tersebut. Hingga, akhirnya nekad melintasi jalan ke lokasi. Namun, setelah mereka menembus jalan itu, tiba-tiba saja. Motornya yang ditumpangi itu, diduga rem motornya blong. Malah, nyungsep masuk ke kebun pohon mahoni.
“Sehingga keduanya terluka dan motornya ringsek. Lalu, berteriak yang didengar oleh sejumlah masyarakat. Hingga, akhirnya langsung ditolong oleh warga,”bebernya.
Kemudian, lanjut Uwa kedua korban itu dibawa oleh Ketua RT dan Karang Taruna, ke Puskesmas Manonjaya. Selanjutnya, dibawa ke Rumah Sakit di Kota Tasikmalaya. Saat, di Rumah Sakit tersebut, 1 orang sudah meninggal dan 1 lagi masih hidup.
“Kalau nama kedua wanita itu, saya lupa lagi. Cuma, mereka orang Kecamatan Cikatomas. Bahkan, motor korban hingga sekarang ini, masih berada dirumah warga,”ungkapnya.

Ditempat sama, pelaksana proyek jembatan gobang, Dodi menegaskan peristiwa itu, bukan berada dilokasinya. Bahkan sangat jauh dari TKP, sekitar 2 kiloan. Adapun pihaknya, selama ini sudah memasang rambu-rambu sekitar 3 kiloan dari lokasi. Baik itu, di Desa Margaluyu, maupun di Kelurahan Singkup.
“Pengerjaan proyek ini hingga sekarang ini, belum dimulai. Ya, minggu-minggu ini pembangunannya, akan segera mulai dilaksanakan,”tuturnya.
Dodi menerangkan, proyek itu bernama penggantian jembatan Singkup Gobang. Dikerjakan oleh CV Guna Bangun, dengan sumber anggaran dari dana alokasi khusus, sebesar Rp 7.333.408.225.59 dan dikerjakan selama 150 hari kalender.(AR)

