Koperasi di Banjar, Diharapkan Jadi Lokomotif Ekonomi, Seperti di Singapura

Banjar (kilangbara.com)-Keberadaan Koperasi di Banjar diharapkan bisa menjadi lokomotif kemajuan perekonomian, seperti di negara maju Singapura.Karena, untuk menuju kemajuan koperasi itu, semua pihak harus bisa merubah pola pikir terhadap koperasi dahulu.

“Jangan berpikir pinjam saja, tetapi
sudah saatnya diperbanyak untuk inovasi, pengembangan koperasi untuk usaha lain, bukan sebatas koperasi simpan pinjam atau menyerap anggaran saja ,”ujar Wakil Walikota Banjar, H Nana, saat peringatan Hari Koperasi ke-73 dan Hari UMKM ke-5 Tingkat Kota Banjar di Aula Setda Banjar, Senin (27/07/2020).

Sementara itu, Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih berharap UMKM selalu inovatif, kreatif dan produktif sekarang ini.Seiring adanya Dana Insentif Daerah (DID) di Kota Banjar sebesar Rp 11 miliar.Dana itu, diperuntukan bidang kesehatan, sosial dan ekonomi.Semoga saja dari bagian ekonomi dibolehkan aturan untuk kemajuan koperasi.

Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banjar, H Saifuddin, menerangkan jumlah koperasi berbadan hukum di Kota Banjar sebanyak 81 koperasi.Dari 81 koperasi itu, diketahui 50 koperasi berstatus aktif dan sebanyak 27 koperasi sudah melakukan RAT.

Ketua Dekopinda Kota Banjar, H. Kadijan menambahkan RAT koperasi diharuskan paling lambat 31 Maret 2020, namun.Berlatar situasi pandemi Covid-19, keterlambatan RAT diberi waktu toleransi.Terpenting secepatnya saja, sejak sekarang ini.(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!