Ajakan Aksi 21 Mei Batal, Setelah Adanya SK Gubernur Jawa Barat

Kab.Sukabumi (kilangbara.com)-Rencana gerakan yang disebar dimedsos dengan diinisiasi oleh #Masyarakat Melawan.Guna melakukan aksi, 21 Mei 2020 untuk merespon.Adanya penolakan pimpinan SMK Nurul Bayan H Deden Saepudin.Terhadap berdirikannya SMAN 1 Kalapanunggal, dibatalkan.

Salah satu anggota #Masyarakat Melawan Abdul Hamid menuturkan
gerakannya itu selesai, setelah adanya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 421.3/5679-Set.Disdik tentang Pendirian Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kalapanunggal Terintegrasi.Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi.Dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang diserahkan Senin, 18 Mei 2020.

“Secara tegas dibatalkan, jika besok, Kamis, 21 Mei 2020 nanti ada yang melakukan aksi, itu bukanlah gerakan kami,”bebernya saat melakukan musyawarah, Rabu (20/05/2020).

Abdul menuturkan perjalanannya belum selesai, karena adanya Surat Keputusan ini merupakan gerbang kedua pasca adanya Peraturan Gubernur terkait PPDB SMAN 1 Kalapanunggal yang tertuang dalam Pergub Nomor 37 Tahun 2020.Ke depan, seluruh elemen yang ada harus turut serta.Dalam melakukan pengawasan terhadap SMAN 1 Kalapanunggal khususnya, juga terkait isi dan kualitas pendidikan di Kalapanunggal dalam seluruh tingkatan.

SMAN 1 Kalapanunggal merupakan milik seluruh elemen masyarakat Kalapanunggal.Bukan hanya segelintir orang saja.Pihaknya berharap, hadirnya sekolah itu menjadi salah satu jawaban atas perbaikan kualitas pendidikan yang ada di Kalapanunggal.Selain itu, sekolah tersebut lengkap dengan birokrasi kedinasan, kecamatan, juga seluruh stekholder.Terkait untuk terbuka dan akomodatif terhadap masukan, saran, bahkan kritik terkait operasionalnya.

“Saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, ekspresikan bentuk kebahagiaan dan rasa syukur dalam ekspresi digital, semisal membuat sebuah video ucapan ataupun semacamnya dengan hastag *#EPILOGTERIMAKASIH* juga share di media sosial masing-masing,”pintanya.(Warja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!