Dinas KUKMP Kota Banjar, Data Warga Miskin Belum Terima Bantuan, Dampak Covid-19

Banjar (kilangbara.com)-Dinas KUKMP Kota Banjar melakukan pendataan langsung ke lapangan.Terkait dampak Covid-19, dalam penanganan ekses sosial dan ekonomi.Terhadap warga miskin yang belum menerima bantuan sosial pangan.Serta masyarakat rentan miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2020.

Kasie UMKM, Hendra menuturkan pihaknya bersama tim hanya mendata saja.Para pelaku usaha yang terkena dampak corona terutama para pelaku UKM/IKM.Adapun pelaku Usaha Kecil Menengah, contoh : PKL di suatu tempat pariwisata atau are publik dan pedagang lainya yang penghasilannya mengadalkan setiap hari.

Sedangkan untuk Industri Kecil Menengah, contoh : usaha pabrik produksi tahu, tempe dan industri rumah tangga dan lainnya.Mereka didata para pekerjanya yang terdampak penurunan omzet dan produksi.

“Pendataan ini langsung sistem jemput bola.Kami langsung verifikasi yang ada data di dinas, untuk data susulan yang belum terdata, bisa menyusul dengan verifikasi data dari NIK KTP dan No KK,” ujarnya, Kamis (02/04/2020).

Kata Hendra, pendataan itu dilakukan ke setiap desa/kelurahan yang saat ini sedang berjalan.Kemudian data dari desa/kelurahan itu, nantinya disinkronkan dengan data yang ada di dinas.Setelah itu, ada tim verifikasi dari dinas.

Adapun batasannya itu, sampai 6 April 2020, data harus sudah masuk dan data susulan bisa menyusul waktu berikutnya.Sedangkan syaratnya harus ada data NIK dan KK untuk verifikasinya.Bagi yang belum ada KTP bisa diurus langsung melalui disdukcapil.

“Terkait jumlah bantuan yang akan diturunkan tersebut, saya tidak tahu.Karena, hanya sebagi pendataan saja,”pungkasnya.(WAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!