Disesalkan, Video Kemenag Karawang, Diduga Sosialisasikan Bupati Cellica
Karawang (kilangbara.com)-Gong jelang Pilkada Karawang 2020, kini mulai menghangat.Bahkan kali ini, beredar viral video dimedia sosial, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang, H. Sofyan, dalam acara di Kecamatan Rengasdengklok.Video yang berdurasi 44 detik itu, terdengar Sofyan diduga menyampaikan sambutannya.Dengan berpantun yang berbau sosialisasikan Bupati Karawang, Cellica.
“Tanjungpura ke Batujaya, lewatnya Tunggakjati.Kegiatan keagamaan semakin jaya, sejak Teh Celi Bupati,”ujarnya dalam video tersebut.
Tak hanya berpantun, Sofyan juga terdengar melontarkan kalimat seakan sedang merayu.Tidak tahu jelasnya siapa yang dimaksud dirayu itu.
“Kalau tadi ada ustad merayu, saya juga tidak kalah merayu,”ucapnya.
Pujian yang disampaikannya kepada Cellica yang notabene sebagai Bupati Karawang.Kini mendapat reaksi keras dari para relawan rival Cellica di Pilkada, yaitu para relawan Kang Jimmy (H. Ahmad Zamakhsyari).Salah satunya adalah Raja Merah (Relawan Ahmad Zamakhsyari Jalur Merah) yang sempat menyindir kalimat pantun H. Sopian dalam status media sosial facebook.
“Meuni acleng-aclengan etah PNS nu hayang berpolitik praktis, kade tijalikeuh mang (sampe loncat-loncatan itu PNS yang ingin berpolitik praktis, awas jangan sampai kena getahnya mang,” tulis status facebook @Raja Merah yang menyindir kalimat pantun pidato Sopian.
Sementara, sindiran status facebook yang lain, Raja Merah juga menulis : “Oknum PNS nu ilu biung urusan politik praktis hayangeun virus CORONA mreun… (oknum PNS yang ikut campur urusan politik praktis sepertinya ingin terkena virus CONORA…),”sindir akun facebook @Raja Merah, dengan tambahan emot tertawa.
Di kesempatan berbeda, Ketua Umum GP Maskar (Gerakan Perubahan Masyarakat Karawang), Ritchie Freddy Suntara sangat menyesalkan, sikap politik praktis yang menurutnya terlalu kentara ditunjukan oleh Kepala Kemenag Karawang ini.
Terlebih ditegaskan Freddy, sebelumnya Kepala Kemenag, Sopian itu.Memang diisukan akan menjadi pendamping atau calon Wakil Bupati dari pencalonan Cellica Nurrachadiana di Pilkada 2020.
“Kalau soal kalimat pantun yang disampaikan Sopian sih mungkin masih bisa ambigu penafsirannya.Tapi kan sebelumnya ada foto beliau berfose salam dua periode dengan Cellica langsung.Foto ini jelas menunjukan sikap politik praktis untuk mendukung Cellica di Pilkada.Padahal beliau kan statusnya PNS,” tutur Freddy.
Padahal ditegaskan Freddy, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2004, tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik Pegawai Negeri Sipil (PNS).Setiap PNS dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis/berafiliasi dengan partai politik.
“Sikap kita yang sangat menyayangkan Sopian itu, bukan berarti karena alasan kita sebagai Relawan Kang Jimmy.Tapi karena persoalan Sopian yang notabene merupakan PNS.Harus menjaga netralitas dalam setiap momentum politik apapun,”pungkasnya.(Jodi)

