Heboh Virus Corona, Polres Majalengka Antisipasi, Penimbunan Masker-Sembako

Majalengka (kilangbara.com)-Kepolisian Resor Majalengka, turun ke pasar untuk mengawasi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi.Dengan menimbun bahan kebutuhan pokok masyarakat, termasuk masker, yang saat ini mulai langka akibat merebaknya virus corona.

Kapolres Majalengka bersama Satuan Reskrim Polres Majalengka serta Dinkes Kabupaten Majalengka, melakukan pengecekan ke sejumlah apotik dan operasi dipasar.Dalam rangka mengantisipasi penimbunan barang-barang yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu masker maupun sembako.

Polres Majalengka melakukan pengecekan ke sejumlah apotik diwilayah Jatiwangi yakni Apotik Kimia Farma, wilayah Majalengka kota sisa 2 buah dengan Merk N95, Apotik kimia farma Kecamatan Jatiwang sisa 172 buah dengan Merk N95 dan Apotik Faras dengan stok nihil tidak menyediakan stok.

“Karenakan lonjakan Harga yang cukup tinggi dari Harga Normal Rp. 30.000 ( tiga puluh ribu) menjadi Rp.100.000,”ucap Kapolres AKBP Bismo Teguh Prakoso, Rabu (04/03/2020)

Kata Kapolres, sebanyak 32 Puskesmas Wilayah Kabupaten Majalengka.Rata- rata 1.000 buah stok masker dan Gudang Farmasi Kabupaten Majalengka sisa stok masker : 20.000 buah Merk : One ma dan Apotik Kimia Farma tinggal sisa 2 buah dan Puskesamas wilayah Kabupaten Majalengka rata rata 1000 buah.

Rencana dari Gudang Farmasi Kabupaten Majalengka, Kamis 5 Maret 2020 akan mengambil ke Gudang Farmasi Provinsi sekitar 90.000 buah.Secara keseluruhan stok masker di wilayah Hukum Porles Majalengka dalam keadaan aman stok masker.

“Kami juga pengecekan ke pasar, dalam rangka mengantisipasi penimbunan barang-barang yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu masker maupun sembako,”terangnya.

Kapolres Majalengka, menghimbau agar masyarakat Kabupaten Majalengka tidak panik.Dalam menyikapi virus Corona.Namun pihaknya juga meminta warga agar tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan.Jangan panik karena malah menambah kekacauan.Sedangkan untuk oknum penimbun, tentu kalau terbukti, nanti akan diamankan dan ada konsekuensi hukumnya.

Selain itu, pihaknya mengantisipasi penyebaran informasi hoaks mengenai mewabahnya virus Corona yang bisa meningkatkan kepanikan dan kekacauan di masyarakat.

“Jangan cepat percaya dan terpengaruh oleh berita yang diterima.Cek kembali kebenaran dan faktanya dari sumber terpercaya dan kompeten. Jangan langsung menyebar berita yang diterima ke orang lain tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya,”pintanya.(Sam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!