Diharapkan Desa/Kelurahan & OPD, Bisa Menyusun Anggaran Responsif Gender
Banjar (kiangbara.com)-Melalui kegiatan Bimtek Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).Diharapkan Desa/Kelurahan dan OPD.Tentunya bisa menyusun anggaran responsif gender.
Demikian disampaikan oleh Kasie Peningkatan Kualitas dan Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial Kota Banjar, Lukita Dwi, S.Psi.Dalam kegiatan Bimtek PPRG bagi SDM perangkat daerah dan desa.Di Rumah Makan Intan Dewi Sartika Kota Banjar, Selasa (03/03/2020).

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh pegawai Inspektorat, Bappeda, BPPKAD.Serta perwakilan desa/kelurahan se-Kota Banjar,”bebernya.
Kata Lukita, sebetulnya tiap masing-masing OPD sudah melaksanakan.Cuma belum ada data dasar yang terpilah, lelaki dan perempuan berapa, level usianya lelaki dan perempuan berapa, lansia berapa dan difabel berapa.

Sementara itu, Walikota Banjar, Ade menuturkan dalam mewujudkan kota responsif gender, diperlukan sumber daya manusia.Dalam membuat perencanaan dan penganggaran responsif gender.Sehingga kenapa desa/kelurahan dilibatkan.
Sebab memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat.Karena, desa mampu membuat perencanaan dan membuat alokasi anggaran bagi program dan kegiatan yang responsif gender.

“Diantaranya itu, penyediaan fasilitas atau alat penunjang bagi disabilitas, ruang bermain ramah anak yang memenuhi standar.Serta juga kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan lainnya,”pungkasnya.(WAD)

