Pasca Raib, Kini Muncul Sejumlah Spanduk Penolakan Booth PKL di Hazet
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Pasca raibnya sejumlah booth yang akan digunakan para PKL. Di Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) Kota Tasikmalaya, kemarin Sabtu (05/11/2022). Kini malah muncul, berupa spanduk penolakan atas kehadiran booth tersebut.
Spanduk, penolakan booth yang mengatasnamakan warga Kota Tasikmalaya itu. Nampak, terpasang dikawasan semi pedestrian tersebut. Sehingga, menarik perhatian sejumlah masyarakat yang melintasi Jalan Hazet itu.
Humas Himpunan PKL Hazet, Nendar mengaku. Mengetahui, adanya sejumlah penolakan itu tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Dari, WhatsApp grup komunitas PKL tersebut yang diposting oleh anggotanya. Sehingga, dirinya dan Ketua PKL Hazet, Yana langsung mengecek ke Hazet.
“Di WhatsApp grup anggota hanya memposting 2 spanduk saja. Namun ketika kami cek ke lapangan, ternyata ada sekitar 10 spanduk yang terpasang itu,”bebernya, Minggu (06/11/2022).

Pedagang jam tangan itu, menuturkan pemasangan spanduk tersebut. Diperkirakan malam hari. Serta, tidak tahu siapa yang memasang spanduk penolakan tersebut. Karena, dispanduk tersebut, hanya mengatasnamakan warga Kota Tasikmalaya.
Pihaknya, sangat menyanyangkan, dengan hadirnya sejumlah spanduk penolakan itu. Hadirnya booth tersebut, tentunya merupakan kebijakan dari Pemkot Tasikmalaya. Guna untuk menata PKL berjualan, supaya bisa bersih, rapih, nyaman dan lainnya.
“Kami, kalau dengan warga sekitar disini. Tentunya, sudah berkoordinasi dengan Pak RW haji Baban. Terkait, dengan kehadiran sejumlah booth tersebut,”ungkapnya.
Nendar pun memberikan apresiasinya terhadap Pemkot Tasikmalaya. Karena, telah bisa memberikan sejumlah booth dari CSR BJB. Meskipun, booth yang sudah terpasang itu, kini malah menghilang lagi. Namun, diharapkan supaya booth tersebut agar bisa dipasang kembali. Serta, dapat segera digunakan oleh sebanyak 48 PKL Hazet.
Sebelumnya, Jumat (04/11/2022) ada sebanyak 13 booth yang sudah terpasang di Hazet itu. Namun mendadak, besoknya malah raib hingga dipertanyakan oleh sejumlah PKL tersebut. Hingga, kini hanya tinggal 1 booth lagi yang tersisa itu. Rencananya, jumlahnya itu ada sebanyak 24 booth bagi 48 PKL. Dengan, menempati dalam 1 booth bagi 2 pedagang yang ada di Hazet.(AR)

