Ingin Bertemu Jokowi, Dari Tasik Datang ke Solo Rumahnya Mendadak Jadi Destinasi Wisata

Catatan Perjalanan Tasik-Yogya-Solo Part 2

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Setelah ditulisan pertama, kendaraan kami sudah memasuki Jalan Raya Klaten-Solo sekitar pukul 01.30 WIB. Tiba-tiba saja ditengah malam sunyi itu, angin berhembus kencang juga hujan gerimis. Kendaraan kami, malah mendadak belok kiri ketika hendak melintasi bunderan. Padahal, seharusnya jalan menuju solo itu arahnya lurus. Tak ayal, mobil pun mau masuk ke gerbang Tol Solo-Semarang didaerah Kertasura.

Setelah sadar campur heran, akhirnya mobil pun kembali mundur ke arah bunderan. Lalu, langsung tancap gas ke arah timur menuju Solo. Hingga, tak lama kemudian sudah sampai diarah pertigaan jalan raya Boyolali-Solo. Selanjutnya belok kanan, melintasi daerah Pabelan, Kleco dan melewati Fly Over Purwosari. Penulis kaget, melihat perkembangan Solo sekarang ini. Pasalnya, sudah belasan tahun tidak pernah ke kota yang dulu, pernah dipimpin oleh Jokowi itu.

Pasca, tiba di Jalan Slamet Riyadi pukul 02.30 WIB. Kami pun, mencari hotel dengan melintasi dijalan itu yang banyak berjejer bangunan pencakar langit. Termasuk juga melewati Gladak, Balai Kota, Benteng Vastenburg dan lainnya. Ditengah dini hari itu, perut kami pun terasa keroncongan. Hingga, akhirnya transit dulu isi perut disebuah rumah makan. Lalu, lanjut mencari hotel ke dekat Stasiun Balapan dan Terminal Tirtonadi. Akhirnya, kami menemukan sebuah hotel dibelakang Terminal Tirtonadi.

Besok paginya, Kamis 6 Februari 2025 check out dari hotel. Sebelum, menuju ke rumah Jokowi didaerah Sumber. Kami, menyempatkan diri untuk melihat Monumen Pers dulu. Setelah itu, sarapan dan ngopi didekat Stadion Manahan. Nampak disekitar stadion megah itu, terlihat tertata sangat rapih dan bersih. Bahkan, sejumlah PKL pun semuanya tidak ada yang dibahu jalan. Serta yang membuat kaget penulis, kini didaerah Manahan itu. Kini sudah ada Fly Over, karena waktu dulu ke Solo belum ada.

Perjalanan pun dilanjutkan ke ke rumah Jokowi. Saat, penulis menanyakan rumah Presiden RI ke-7 ke salah satu petugas parkir dijalan raya. Pria itu, memberitahu bahwa rumah ayah Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka tersebut. Berada di Gang Kutai Utara I, Sumber, Banjarsari, Solo. Akhirnya, kendaraan kami pun belok kiri dan masuk ke gang tersebut.

Ketika sampai dilokasi, rupanya sudah banyak warga yang sedang swapoto didepan rumah mantan Gubernur DKI itu. Bahkan, disebelah rumahnya tersebut ada lahan kosong. Ternyata, sudah banyak mobil parkir berjejer milik warga yang datang. Dirumah yang rimbun dengan pepohonan itu. Seolah, jadi destinasi wisata karena banyak warga yang selfie didepan rumah tersebut.

Pasca kendaraan kami parkir, lalu kami bertiga langsung menghampiri rumah Jokowi. Ada, beberapa anggota Paspampres yang berjaga di kediaman itu. Nampak, sedang mempersilakan para pengunjung untuk berfoto di depan rumah. Sesekali, ada anggota Paspampres membantu mengambil foto para pengunjung yang datang bersama keluarga atau rombongan.

Namun, sayang ketika penulis bertanya ke
anggota Paspampres, apakah Pak Jokowi ada dirumahnya?jawabanya sedang pergi ke luar negeri. Pria tegap itu, memberikan informasi kalau mau bertemu dengan mantan Walikota Solo itu, harus hari Sabtu. Pasalnya, setiap Sabtu selalu ada dirumahnya. Bahkan, banyak warga yang datang bisa bertemu, ngobrol dan poto bersama.

Setelah tahu tidak ada dirumahnya, kami pun bertiga terpaksa hanya bisa swapoto saja, dirumah yang bersahaja tersebut. Bersama, dengan sejumlah warga lainnya yang berdatangan dari luar Solo. Kemudian, pamit pulang dan dilanjutkan ke Jalan Slamet Riyadi melihat kereta lokal ke Wonogiri. Uniknya rel kereta itu, tanpa ada penghalang dengan kendaraan dan persis dipinggir jalan raya.

Selanjutnya kami pun melintasi Gladak, Keraton Surakarta, Pasar Klewer, Kertasura dan Klaten. Tiba, di Klaten mampir dulu ngopi dan swapoto didepan Graha Bung Karno. Setelah itu, lanjut ke Yogyakarta dan menuju Candi Borobudur di Magelang. Lalu, kembali lagi ke Yogyakarta guna untuk membeli oleh-oleh di Jalan Mataram. Sambil, menikmati mie ayam dan lanjut beli kaos dan batik di Malioboro. Sampai disekitaran Malioboro, kendaraan pun diparkir dengan tarif Rp 10 ribu. Puas, dolanan di Malioboro lanjut pulang ke Tasikmalaya sekitar pukul 19.00 WIB. (Dua Tulisan Catatan Perjalanan Tasik-Yogya-Solo habis).(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!