Dibranding BRI!Mau Belanja Keperluan Lebaran?Datang Donk ke Pasar Ramadhan Cihideung!
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Bagi kalian yang sedang mencari keperluan pakaian untuk lebaran. Kini, tidak perlu bingung lagi harus mencari kemana. Tinggal, datang saja ke Pasar Ramadhan Cihideung yang berada dikawasan Pedestrian Cihideung Kota Tasikmalaya. Ditempat itu, banyak sejumlah pedagang UMKM yang menawarkan berbagai ragam. Dengan, dijamin kualitas tinggi dan harga sangat terjangkau.
“Disini ada sebanyak 232 tenda pedagang UMKM. Selain, ada pedagang fashion juga ada pedagang kuliner. Makanya, buruan donk belanja ke sini,”ajak Penasehat Forum Peduli Cihideung, Edi Kurniawan, Sabtu (06/04/2024).
Namun terang Edi. Paling, mendominasi itu adalah pedagang fashion. Sehingga, bagi yang sedang mencari keperluan untuk pakaian lebaran nanti. Pasar Ramadhan Cihideung, pilihan yang sangat tepat untuk bisa berbelanja. Apalagi, harganya sangat terjangkau dan dijamin sangat memiliki kualitas.
“Alhamdulillah, sejak buka beberapa hari lalu. Animo, sejumlah pengunjung itu sangat antusias sekali. Serta, Pasar Ramadhan Cihideung bisa dipercaya oleh BRI Tasikmalaya. Dengan, memasang getz BRI didepan pintu masuk,”ujarnya.

Edi menjelaskan, Pasar Ramadhan Cihideung itu diinisiasi oleh Forum Peduli Cihideung (FPC). Dengan, merangkul sejumlah pelaku usaha UMKM. Bahkan, awalnya itu merupakan aspirasi dari para pedagang. Supaya, diadakan Pasar Ramadhan Cihideung. Dalam, upaya untuk mendongkrak para pelaku UMKM. Dengan, memanfaatkan momentum bulan puasa menuju lebaran.
“Kemudian, kami akomodir aspirasi mereka itu. Tentunya juga koordinasi dengan pihak Dinas Indag Kota Tasikmalaya. Jadi pedagang itu, mereka yang berjualan disini sesuai dengan data dari Indag,”bebernya.
Pedagang itu terang Edi, menempati tenda 2×2 dan tenda itu tidak dibongkar, sampai dengan 10 April 2024. Tenda tersebut, dijaga oleh sejumlah panitia hingga begadang. Mereka yang ikut berjualan itu, hanya membayar sebesar Rp 100 ribu selama kegiatan ke Forum Peduli Cihideung.
“Jadi, ada sebagian pedagang yang asli dulu disini. Tapi tidak kebagian kuota pasca ada Pedestrian Cihideung. Nah, sekarang ikut berjualan secara insidentil sampai malam takbiran saja. Warga Cihideung juga ada sekitar 15 orang ikut berjualan,”ungkapnya.(AR)

