Maju Jadi Caleg, Odang Ingin Sejahterakan RT dan RW di Kota Tasik, Target 10 Ribu Suara!
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Terdorong, ingin memperjuangkan aspirasi para RT dan RW di Kota Tasikmalaya. Mantan Sekdis Disnaker Kota Tasikmalaya, H Odang Saepudin. Maju, sebagai caleg di Dapil 1 (Kecamatan Tawang, Cihideung dan Bungursari) dari PKB. Pria tersebut, bertekad ingin memperjuangkan kesejahteraan bagi sejumlah RT dan RW.
Pasalnya, selama ini antara hak dan kewajiban para RT dan RW itu, dinilainya belum seimbang. Sebab, peran para RT dan RW itu tugasnya multi fungsi mengurus masyarakat, selama 24 jam. Namun, tingkat kesejahteraannya dari Pemkot Tasikmalaya, dinilainya masih kurang perhatian. Karena, RT itu hanya diberi insentif sebesar Rp 150 ribu per bulan dan RW Rp 175 ribu per bulan. Dengan dipotong pajak dan BPJS, bahkan dibayarnya pun insentif itu, dalam setiap triwulan.
“Jumlah total di Kota Tasikmalaya ada
sekitar 3.637 RT dan 864 RW, data itu pada tahun 2019. Mungkin saja, ditahun ini jumlahnya ada penambahan,”beber mantan Kabag Pemerintahan Pemkot Tasikmalaya itu, Selasa (20/12/2023).
Sehingga, kata Odang. Dengan, dirinya majunya sebagai caleg itu. Tentunya, ingin memperjuangan para RT dan RW tersebut. Supaya, kiprah sejumlah RT dan RW itu bisa diperhatikan kesejahteraannya. Pasalnya, dikota lain tingkat kesejahteraannya itu. Jauh, lebih refresentatif bila dibandingkan dengan yang ada di Kota Tasikmalaya.
Bahkan, mantan Camat Purbaratu, Camat Mangkubumi dan Camat Bungursari itu. Berkeinginan, agar setiap RW tersebut diberikan laptop guna untuk menunjang kinerjanya. Dalam, upaya untuk memberikan database terkait kontek kependudukan diwilayahnya. Termasuk, data berapa orang yang mendapat bantuan sosial PKH BPNT dan lainnya.
“Karena mereka itu selama ini merupakan mitra Pemkot Tasikmalaya. Bahkan, sebagai ujung tombak dilapangan yang membantu pemerintah. Sesuai yang tertuang dalam Perda Nomor 10 Tahun 2007. Tapi, kesejahteraannya itu masih kurang diperhatikan,”herannya.
Tentunya lanjut Odang. Terkait untuk pemenangan dirinya supaya bisa terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Pria yang baru saja naik haji itu sudah membentuk, berupa lembaga bernama : Komunitas Masyarakat Peduli Daerah (KMPD) di Dapil I. Lembaga itu, untuk memberikan edukasi politik, sosial, kemasyarakatan dan lainnya. Wadah tersebut, sebagai upaya untuk merubah mainset masyarakat terhadap politik. Karena, selama ini ada stigma minor terhadap para caleg.
“Saat saya difasilitasi oleh KMPD untuk memperkenalkan diri sebagai bacaleg. Ada, sejumlah warga yang sudah tidak percaya dengan bacaleg. Karena, pada tahun sebelumnya hanya butuh suaranya. Setelah, terpilih mereka tidak nonggol lagi,”terangnya.
Namun, tutur Odang. Bila, dirinya bisa terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Tentunya, tidak akan meninggalkan sejumlah pemilihnya. Karena itu, sebagai bentuk tanggungjawab morilnya. Bahkan, dirinya siap komitmen untuk mengalokasikan setiap gaji anggota DPRD sebesar 40 persen, nantinya melalui KMPD untuk kepentingan warga. Termasuk, pokirnya akan dikelola langsung oleh KMPD.
“Saya menargetkan sebanyak 10 ribu suara di Dapil I. Mudah-mudahan saja, bisa tercapai suara tersebut. Mohon doanya saja dari masyarakat, supaya bisa terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya,”pintanya.
Ketika disinggung, apakah akan memanfaatkan organisasi ARWT dalam Pileg 2024?karena selama ini Odang itu identik sebagai Ketua DPC ARWT Kota Tasikmalaya. Pria, murah senyum itu pun langsung membantahnya, karena sejak pergi naik haji. Jabatannya, sebagai Ketua ARWT itu sudah cuti dulu sampai Pileg 2024. Bahkan, jabatannya tersebut sudah diserahkan kepada orang lain sebagai Plh. Supaya, dalam perhelatan Pileg 2024 nanti tidak memanfaatkan jabatannya.(AR)

