Akan Tutup Jalan 3 Hari, Puspa Kriya Siap Gelar Pameran Kreatif Semarakan HUT Kota Tasik

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Dalam upaya untuk semarakan HUT Kota Tasikmalaya ke-22. Puspa Kriya, siap akan mengelar kegiatan pameran selama 3 hari. Dengan, menghadirkan sejumlah produk industri kreatif Kota Tasikmalaya. Pameran Puspa Kriya itu, nantinya bakal menutup ruas Jalan Pemuda Kota Tasikmalaya, 20-22 Oktober 2023.

Kadis Indag Kota Tasikmalaya, Apep Yosa menuturkan. Bahwa, kegiatan pameran Puspa Kriya itu bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan wilayah Priangan Timur. Sehingga nantinya, selain ada pelaku usaha UMKM binaan Indag Kota Tasikmalaya. Tentunya, bakal ada pelaku usaha binaan dari BI. Termasuk juga akan mengundang perwakilan dari Ciamis, Banjar, Garut, Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya dan lainnya.

“Ya, selama 3 hari akan menutup ruas Jalan Pemuda, termasuk yang ke Tamkot Pos Polisi. Izin sudah ada dari pihak-pihak terkait. Termasuk, sudah melakukan koordinasi dengan warga sekitar,”ujarnya. Saat, menghadiri Paripurna HUT Kota Tasikmalaya ke-22. Digedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (17/10/2023).

Pameran Puspa Kriya itu, terang Apep. Bakal, diisi oleh sejumlah pelaku usaha UMKM. Dengan, menampilkan sejumlah produk asli industri kreatif Kota Tasikmalaya. Seperti, industri kreatif kerajinan mendong, alas kali, payung geulis, makan olahan, batik dan yang lainnya. Selain, pameran ada juga panggung untuk pertunjukan kesenian dalam pameran tersebut.

Perlu diketahui, selama ini juga sudah berlangsung pameran Puspa Kriya dihalaman GCC Dadaha dari 9 Oktober 2023. Ada, sekitar 230 pelaku usaha yang ikut berpartisipasi tersebut. Rencananya, mereka yang ada di GCC itu, nantinya bakal ada sebagian pelaku usaha yang akan ikut dalam pameran Puspa Kriya di Jalan Pemuda.

“Kalau untuk berapa jumlah stand yang akan mengisi di Jalan Pemuda itu. Tentunya, kita sedang menyusun dulu dengan menyesuaikan ruas Jalan Pemuda tersebut. Nanti, kita sampaikan berapa jumlah total stand yang ada di Jalan Pemuda itu,”ungkapnya.

Ketika disinggung, kenapa harus digelar di Jalan Pemuda tidak di GCC saja. Mantan Wadir RSUD Kota Tasikmalaya menjelaskan. Bahwa, digelarnya di Jalan Pemuda itu sebagai salah satu upaya. Guna, untuk memecahkan pusat keramaian massa. Sehingga, keramaian itu bukan hanya terkonsentrasi saja berada di Dadaha.

“Nantinya, dengan adanya pameran Puspa Kriya di Jalan Pemuda itu. Tentunya, bisa menjadi sebagai salah satu ajang promosi sejumlah produk kreatif Kota Tasikmalaya. Bahkan, diharapkan bisa mendongkrak penjualan sejumlah produknya. Nanti, kita kalkulasikan berapa perputaran uang selama 3 hari,”janjinya.(AR)

error: Content is protected !!