Eks Gedung Setda Akan Dijadikan Lahan Parkir, Ternyata Masih Ada Kendala!Apa Itu?
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Adanya rencana eks gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya yang berada diwilayah Kota Tasikmalaya. Bakal, dimanfaatkan sebagai lahan untuk parkir kendaraan. Ternyata, kini masih menyisakan salah satu kendala. Pasalnya, dieks gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini, masih saja ditempati oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Tasikmalaya. Padahal, beberapa OPD yang tadinya menempati dikawasan itu, sudah lama pindah.
Sekdis Disdukcapik Kabupaten Tasikmalaya, Dede Martini S.Ag menuturkan. Pihaknya, saat ini masih menempati dikawasan eks gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya itu. Karena, hingga sekarang ini belum ada rencana pindah untuk menempati gedung baru. Karena, harus pindah kemana?kalau memang harus pindah. Tentunya, sebelum dibongkar eks gedung Setda itu. Sudah, terlebih dahulu menyiapkan gedung baru untuk segera ditempatinya.
“Memang, ada OPD lainnya yang tadinya disini, namun sekarang sudah ada yang pindah dan menempati gedung yang baru. Namun kami tetap bertahan disini, karena harus pindah ke gedung mana?,”ujarnya, Jumat (28/07/2023).
Apalagi kata Dede. Disdukcapil tersebut sangat berbeda dengan OPD yang lainnya. Sebab, pindah itu bukan hanya pegawainya saja. Namun, berkaitan langsung dengan sejumlah perangkat jaringan. Tentunya, erat kaitannya terhadap pelayanan kepada masyarakat. Sehingga misalkan harus pindah, maka sudah disiapkan gedung baru yang memang refresentatif.
“Kalau, pindahnya hanya menempati gedung sementara saja. Nantinya bisa repot, karena harus bongkar pasang lagi dengan perangkat jaringan. Sehingga, harus menempati gedung baru yang memang permanen,”pintanya.
Dede mengakui, bahwa pihaknya pada Januari 2023 pernah rapat. Dengan, Sekda yang dihadiri juga oleh BPKPD, PUTR, Dishub dan lainnya. Terkait, dengan rencana eks Setda akan dijadikan lahan parkir tersebut. Bahwa, sebelum dibongkar gedung eks Setda tersebut. Maka, Disdukcapil itu harus pindah dan menempati gedung yang baru. Namun, sampai sekarang ini belum ada info terbaru terkait hal tersebut. Sehingga, kini pihaknya masih terap bertahan dieks Setda tersebut.
“Di Disdukcapil ini, total pegawainya ada sebanyak 65 orang, terdiri ASN dan non ASN. Termasuk yang ditempatkan di 39 Kecamatan. Adapun, terkait pelayanan kepada warga, jika tersedia blanko. Dalam 1 hari saja, bisa melayani sekitar 400 orang,”bebernya.(AR)

