Jadi Wisata Belanja, Praja Madya IPDN : Berapa Perputaran Uang di CFD?Ini Jawaban Jupri
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sebanyak 13 Praja Madya IPDN yang sedang melakukan
praktik lapangan, di Kelurahan Linggajaya Kota Tasikmalaya. Berkunjungan, ke kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan EZ Muttaqin Kota Tasikmalaya, Minggu (18/06/2023).
Ketua CFD, Jupri Surahman menjelaskan awal berdirinya CFD Cilembang tersebut. Pada tahun 2017 dan tadinya CFD itu berada dikawasan Hazet. Kini, setelah di Cilembang jumlah pedagangnya ada sebanyak 850 PKL. Mereka, terdiri dari pedagang fashion, kuliner, mainan dan lainnya. Adapun, mayoritas pedagangnya itu berasal dari Kota Tasikmalaya.
“Eksistensi CFD ini sebagai kawasan wisata belanja setiap minggu pagi. Pengunjungnya ribuan, sehingga CFD bisa menjadi magnet guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM,”terangnya dihadapan sejumlah praja IPDN.
Di CFD, kata Jupri. Para pedagang, dipungut biaya retribusi setiap minggu pagi sebesar Rp 10 ribu. Biaya itu, untuk keperlyan kebersihan dan lainnya. Adapun, panitia tersebut berjumlah sebanyak 36 orang. Dengan, melibatkan sejumlah masyarakat.
“Setiap pedagang diberi kartu anggota. Bahkan dikartu itu tertera, 5 kali berturut-turut pedagang tidak berjualan, tanpa pemberitahuan ke pantia. Telah, dianggap mengundurkan diri,”bebernya.
Dalam kesempatan itu, salah satu praja IPDN bertanya. Terkait, berapa perputaran uang pada setiap minggu pagi tersebut. Jupri menjelaskan, dengan jumlah 800 pedagang di CFD itu. Rata-rata, perputaran uang di CFD setiap minggunya mencapai Rp 240 juta.
Lurah Linggajaya Kota Tasikmalaya, Andri menuturkan. Kedatangan, sebanyak 13 Praja IPDN itu, berkaitan dengan praktek lapangan mengenai pertumbuhan ekonomi. Kebetulan diwilayahnya itu, ada kawasan CFD sebagai tempat kegiatan para pelaku usaha UMKM.(AR)

