Longsor Terjadi Diareal Perhutani, Kolam Cipanas Galunggung Aman Bisa Dikunjungi
Kab.Tasik (kilangbara.com)-Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Tasikmalaya, Suci Tarini S.STP MM menjelaskan. Bahwa, longsoran dinding Gunung Galunggung yang terjadi kemarin, Minggu (12/03/2023) itu. Lokasinya tersebut, berada diareal milik Perhutani. Bahkan, jauh dari Kolam Cipanas yang berada diarael Pemkab Tasikmalaya. Sehingga, kolam Cipanas itu aman untuk dikunjungi oleh masyarakat.
“Hari ini juga buka, jadi silahkan saja bagi yang akan munggahan ke Kolam Cipanas yang lokasinya itu. Berada, diareal Pemkab Tasikmalaya dapat dikunjungi,”ajaknya, Senin (13/03/2023).
Kata Suci, pengelolaan yang berada di objek wisata Gunung Galunggung selama ini. Ada yang dikelola oleh Perhutani dan Pemkab Tasikmalaya. Namun, areal paling yang besar itu dikelola oleh Perhutani. Adapun, Pemkab Tasikmalaya hanya mengelola Kolam Cipanas dan penyewaan kios yang berada diareal parkir depan. Sedangkan, untuk parkir dikelola oleh warga sekitar dan Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu.
“Tiket ke Kolam Cipanas itu, hanya Rp 8.500. Kalau motor Rp 1000, mobil Rp 2.500 dan mobil roda 6 cuma Rp 5000,”terangnya.
Alumni STPDN itu menambahkan, fasilitas yang ada di Kolam Cipanas diareal Pemkab Tasikmalaya itu. Ada, pemandian, gazebo, musholla dan lainnya. Bahkan, pada 2023 ini telah diusulkan melalui DAK untuk dibangun gazebo baru, supaya bisa digunakan botram pengunjung dan lainnya.
“Jelang munggahan sekarang ini. Tentunya, semoga saja banyak pengunjung dapat dimaksimalkan, dari hari biasanya. Mudah-mudahan, targetnya bisa naik sekitar 50 persen,”harapnya.(AR)

