Dibekap Pakai Bantal, Nenek Ini Malah Teriak, Pelaku Panik Lalu Sembunyi

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Nenek Karmah, Warga Kampung Sukahurip RT.011 RW.003 Desa Cikondang, Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Jadi, korban percobaan pembunuhan dan penganiayaan. Dengan cara, dibekap mukanya yang sedang tidur. Dengan bantal serta menindih badannya. Pelakunya adalah cucunya sendiri, Sandi (20). Hingga akhirnya, pelaku berhasil diamankan Polsek Cineam Polres Tasikmalaya Kota, Minggu (08/05/2022).

Kapolsek Cineam, AKP Dede Darmawan menjelaskan. Kejadian itu berawal, pelaku masuk ke dalam rumah tanpa sepengetahuan korban. Kemudian, membekap muka korban dengan bantal sambil ditekan dengan tangan kirinya, sementara tangan kanan pelaku memegang tangan kiri korban, karena meronta.

Selain, membekap dengan bantal juga menindih dada korban. Dengan kedua lututnya sekitar satu menit. Saat itu korban meronta, lalu menendang kursi mencoba melepaskan diri, sambil berteriak. Hingga, akhirnya didengar oleh beberapa tetangganya, pelaku panik dan melepaskan bekapannya, kemudian sembunyi dikamar depan.

“Saat warga mendengar teriakan, lalu mereka masuk ke rumah korban. Kemudian korban bercerita, bahwa ada seseorang yang membekap mukanya dan menindihnya,”terangnya, Senin (09/05/2022).

Lalu, lanjut Kapolsek warga mencari pelaku yang dimaksud. Namun hanya menemukan cucunya tersebut, lagi bersembunyi dikamar depan korban. Saat ditanya cucunya mengelak, dan bahwa yang melakukan hal itu kepada neneknya, orang lain. Saat para saksi mencari orang lain seperti yang disampaikan cucunya itu. Justru pelaku, malah melarikan diri ke kegelapan malam, tanpa sepengetahuan warga.

Sehingga, timbul kecurigaan warga, kemudian mencari cucu korban dan menemukannya disebuah kebun sedang bersembunyi. Ketika diamankan warga, pelaku yang merupakan cucu korban pun, akhirnya mengakui perbuatannya tersebut. Kemudian, diserahkan ke Polsek Cineam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!