Drainase Akan Dibongkar, Penataan Hazet dan Cihideung, Butuh Rp 7,5 Milyar
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Rencana Pemkot Tasikmalaya, menata Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) dan Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, pada tahun 2022. Ternyata, membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 milyar sampai dengan Rp 7,5 milyar.
Walikota Tasikmalaya, Drs HM Yusuf menjelaskan, sebenarnya penataan didua kawasan tersebut, pada tahun 2021 ini. Tapi, ternyata anggaran dari Provinsi Jabar, malah tidak turun, sehingga diusulkan lagi, ditahun 2022. Nah, jika nanti tidak turun lagi, tentunya akan diback up dari APBD Kota Tasikmalaya.
“Meski kita sedang defisit anggaran, tapi pembangunan harus tetap berjalan. Apalagi penataan Hazet dan Cihideung itu, sudah tertunda. Anggarannya yang dibutuhkan itu, sekitar Rp 5 milyar sampai dengan Rp 7,5 milyar,”ujarnya, usai menghadiri acara Dinas KB di Galih Pawestri, Rabu (22/09/2022).
Yusuf menjelaskan dalam penataan di Jalan Cihideung itu. Pertama yang akan dilakukan, bakal melakukan kegiatan fisik, berupa perbaikan drainase, sebab dibawah jalan tersebut ada Sungai Cihideung. Bahkan selama ini sering mampet, sehingga harus dibongkar dulu, supaya tidak terjadi banjir.
Adapun, bentuk dalam penataan di Hazet dan Cihideung itu, sudah ada di DED dan FS. Karena, DED dan FS tersebut, sudah selesai dibuat oleh Dinas PUPR Kota Tasikmalaya. Kini, hanya tinggal menunggu saja anggarannya. Sedangkan terkait Perwalkot Nomor 60 Tahun 2015, akan segera dicabut. Serta akan dibuat lagi berupa Perwalkot yang baru.
“Kita ingin di Hazet dan Cihideung itu, bisa bersih, indah dan nyaman. Bahkan, bisa menjadi kawasan destinasi yang menarik, tidak kumuh lagi. Nanti, trotoarnya juga akan diperlebar menjadi 5 meter dan steril parkir,”pungkasnya.(AR)

