Batal, Jadi Tuan Rumah Porprov 2022, Plt Walikota Tasik : Dana Dari Mana?

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Plt Walikota Tasikmalaya, Drs HM Yusuf mengatakan alasan batalnya, Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2022, terkendala dengan anggaran. Karena untuk perhelatan Porprov 2022 tersebut, dibutuhkan dana yang cukup besar.

“Dulu saja, Bogor sebagai tuan rumah habis sekitar Rp 70 miliar dan Rp 10 miliar dibantu Provinsi. Sementara kita dengan waktu yang mendesak, harus bisa mengeluarkan dana sebesar itu, ya
dari mana?,”ujarnya, usai menghadiri Musorkot KONI Kota Tasikmalaya, di Gedung Dakwah, Sabtu (30/01/2021).

Apalagi di 2022 itu, lanjut Yusuf akan ada Pilkada di Kota Tasikmalaya. Sehingga, kalau dipaksakan jadi tuan rumah, bisa saja. Namun, akan berdampak kepada kegiatan yang ada di OPD. Pasalnya, harus mengeluarkan anggaran yang sangat besar. Tentunya itu, sangat beresiko bagi pemerintah.

“Pada 2019 dengan DPRD sudah membuat rencana Perda Dana Cadangan, tapi untuk 2021 ini tidak ada sama sekali, saya sudah sampaikan semuanya, kepada Ketua KONI Jabar. Terkait semua kondisinya, beliau pun sudah memahaminya,”ungkapnya.

Kata Yusuf, dengan batalnya Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2022, semua kegiatan Cabor tidak ada di Kota Tasikmalaya. Dipindahkan ke Kota/Kabupaten lainnya. Bahkan, nanti untuk pembukaanya saja, dipindahkan ke Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, dalam Musorkot KONI Kota Tasikmalaya, hanya ada calon tunggal, H Arif Surahman. Sehingga dipastikan pemilihan Ketua Baru KONI Kota Tasikmalaya periode 2021-2025, akan aklamasi.

“Ya kemungkinan aklamasi, bakal lebih singkat. Karena, hasil dari verifikasi terakhir dari panitia, sudah didukungan sebanyak 30 lebih, hanya ada H Arif Surahman,”terang Dian Obut Hidayat.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!