Kades Pakubeureum, Harus Adil Jangan Berikan BST & BLT, Pada Keluarga Saja
Majalengka (kilangbara.com)-Merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah desa.Dalam menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga terdampak Covid-19.Sejumlah warga ontrog (datangi) Kantor Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati Majalengka, Senin (28/09/2020).
“Kami minta, Pak Kades Asep Supriatman bisa adil dan transparan.Dalam menyalurkan bantuan tunai ini, jangan sampai yang menerima itu, hanya keluarga dan orang dekatnya saja,”heran Caska salah satu warga yang ikut mendatangi kantor tersebut.
Menurut Caska, pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan itu, banyak ketimpangan.Contohnya, ada warga yang tidak mampu, bahkan harus cuci darah tiap minggu, tapi sama sekali tidak pernah tersentuh.Sementara banyak orang kaya, justru dapat bantuan, karena ada kedekatan dengan kepala desa atau keluarga pamong desa.
Hal senada juga diungkapkan Yaya.Ia mengatakan yang mendapatkan bantuan tunai selama ini, hanya orangnya itu-itu saja, bahkan menurutnya ada yang mendapatkan dobel.Bahkan menurut, salah satu warga yang enggan disebut namanya, menyebutkan diduga, ada pamong desa yang mendapatkan bantuan tersebut.Dari dua sumber bantuan yaitu dari bantuan Pertanian dan UMKM yang baru minggu kemarin cair.
Sementara itu, setelah sekian lama menunggu, lalu para pendemo diterima Kepala Desa Pakubeureum, Asep Supriatman.Ia mempersilahkan perwakilannya untuk menyampaikan aspirasi dan keinginannya.Setelah satu jam berdialog yang dimediasi oleh Polsek Kertajati.Akhirnya disepakati bantuan yang akan datang, akan dialihkan kepada mereka yang sama sekali belum mendapatkannya.(Sam)

