Dibacok, Tangan Nyaris Putus, 7 Orang Keroyok Rekan Kerja, Pelaku Diamankan

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Tujuh orang pria di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.Nekad menganiaya, Budi Mulyana rekan kerjanya di Tambak Udang.Akibat, korban (42) alami luka sayatan dipunggung dan tangan nyaris terputus dibacok golok.Warga Kampung Mangkabaya Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya itu.Kini terpaksa masih menjalani perawatan di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. 

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan, aksi pengeroyokan hingga membuat korban terluka parah itu, terjadi pada Kamis (27/8/2020) lalu.Korban dikeroyok tujuh orang pelaku yang masih satu pekerjaan diperusahaan tambak udang yang berada di Kampung Cisodong, Desa/Kecamatan Cikalong.Bahkan, Pelaku yang menyabetkam golok Inisial TM (45) masih miliki hubungan kekerabatan dengan korban.

“Jadi pengeroyokan tersebut dipicu dendam para pelaku, karena korban diketahui membakar saung atau pos jaga perusahaan tambak udang tersebut.Aksi pembakaran itu, karena korban merasa kesal hanya diberi upah sedikit oleh tempatnya bekerja,”bebernya, Selasa (01/09/2020).

Kata Hario, jajaran Polres Tasikmalaya dibantu Polsek Cikalong langsung bergerak cepat pasca terjadinya aksi masa tersebut.Hingga dalam hitungan jam saja, para pelaku satu persatu berhasil diringkus dari berbagai tempat berbeda.

Hanya dalam waktu 20 jam, setelah kejadian pengeroyokan itu, pihaknya berhasil mengamankan seluruh pelaku. Pertama mengamankan satu orang tersangka atas nama TM (45) di Kampung Jodang, Cikalong yang sabetkan golok pada korban.Lalu, berhasil menangkap enam orang pelaku lainnya DI (47), DN (32), ASM (24), AP (21), DA (22) dan P (36).

Atas perbuatannya, tambah Hario, para pelaku dijerat dengan pasal 170 atau 358 tentang tindak pidana pengeroyokan dan atau tindak pidana turut campur dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. 

Sementara itu, TM mengaku kesal dengan perbuatan korban yang menghanguskan pos tambak.Padahal, korban juga sering nongrong dipos.

“Saya kesel pos dibakar.Dia juga kan sering nongkrong.Tapi orangnya itu rese Pak”, terangnya, di Kantor Polisi.(Iwa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!