Diduga Oknum Kesra Mainkan Harga, Bantuan BPNT di Desa Balida Diprotes Warga

Majalengka (kilangbara.com)-Warga Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka.Serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memprotes
penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).Pasalnya ada dugaan keterlibatan oknum Kaur Kesra Desa Balida, ikut mempermainkan harga.

“Ya ada dugaan oknum Kaur Kesra.Karena, harga yang disalurkan oleh briling itu milik Kaur Kesra.Harganya sangat tinggi, jauh dari harga pasaran.Sehingga ada anggapan ikut memainkan harga.Serta mengambil keuntungan,”beber salah satu warga yang enggan disebut namanya, Senin (09/03/2020).

Warga itu, mencontohkan harga beras biasa di pasar.Harganya 10 ribu per kilonya.Sedangkan di BPNT Balida di jual harga Rp 12 ribu, jeruk biasa harga dipasaran Rp 20 ribu di BPNT Balida di jual Rp 24 ribu.Sserta daging biasa 1/2 harga Rp 15 ribu.

“Tapi di sini justru malah dijual Rp 18 Ribu.Bahkan untuk bantuan telur satu kilo, tidak pas kiloanya kadang-kadang kurang,”kesalnya.

Sementara itu, Kabid Pakir Miskin Dinas Sosial H.Asikin ketika diminta tanggapannya menuturkan, pihaknya merasa kaget.Dengan harga beras per kilo dengan harga Rp 12 ribu untuk bantuan BPNT.Pasalnya itubantuan dari pihak pemerintah untuk warga parkir miskin.

“Apalagi beras itu dikirim dari Bulog, karena beras dari Bulog tidak ada yang super.Makanya saya nanti cek kepada TKSK yang ada di Kecamatan Dawuan,”janjinya.

Terpisah, Kasi Kesra Desa Balida Rahmat membantah dirinya telah menyuplai barang untuk bantuan BPNT.Serta juga menyalurkannya melalui briling miliknya.Karena, penyaluran BPNT itu melalui briling yang telah ditunjuk oleh BRI.

Adapun harga beras, buah, daging yang dianggap mahal harganya itu.Lanjutnya itu sudah ada ketetapan dari harga yang ada di Kecamatan Dawuan.Jadi silahkan saja tanyakanke bagian TKS.Sehingga wajar, kalau harga mahal.Sebab semua penyalur BPNT itu, mau ada untungnya.Tidak mau rugi dalam usahanya.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!