Buat Konten Promosi Hotel Harus Sesuai Kultur Kota Tasik, Deddy : Kita Arahkan Ekosistem Sehat
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Buntut, adanya gebyar konten promosi negatif dimedia sosial. Lewat, unggahan salah satu penginapan di Kota Tasikmalaya. Hingga, menjadi viral dan menimbulkan gejolak dari sejumlah masyarakat. Serta, akhirnya membuat gaduh iklim usaha di Kota Tasikmalaya.
“Kalau dari sisi marketingnya itu ada daya tariknya. Tapi, kalau dikembalikan kepada kultur di Kota Tasikmalaya yang religius jelas donk ada pertentangan,”ujar Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr Deddy Mulyana S.STP M.Si. Saat, rakor akomodasi hotel dan kost di GCC, Rabu (5/8/2026).
Sehingga tutur Deddy, tentunya perlu diberikan edukasi yang benar. Terhadap, sejumlah hotel, guest house, home stay, kost dan lainnya. Bagaimana, dapat memberikan promosi usahanya tersebut. Bisa, dilakukan secara patut dan diterima oleh masyarakat.

“Kami tindaklanjuti adanya gejolak itu dari masukan masyarakat dan sudah lapor ke pimpinan. Hari ini, mengundang PHRI, Kominfo dan OPD teknis. Terkait, tentang pemahaman edukasi dan kita lindungi investasi,”ungkapnya.
Pria yang akrab dipanggil Otoy itu menyampaikan, bahwa salah satu penyumbang besar PAD itu dari sektor pajak hotel, resto, kost dan lainnya. Sehingga, tentu perlu untuk bisa dilindungi keberadaan usahanya tersebut.
“Kita arahkan ekosistem yang sehat dan intinya jangan ada yan dirugikan. Terkait gejolak kemarin, kita sudah datangi ke lokasi. Termasuk, diduga kerjasama dengan pihak ketiga atau promo dengan nuansa negatif,’bebernya.
Bahkan lanjut Otoy. Pihaknya, sudah memberikan edukasi dan sudah ada koordinasi. Tentunya, ke depan akan banyak interaksi dengan sejumlah pengusaha tersebut. Supaya, jangan sampai terulang kembali kejadian yang serupa.(AR)

