TPP ASN Pemkot Tasik Masuk 10 Terbesar di Indonesia, Kini Akan Ada Pemotongan, Berapa Persen?
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sejumlah ASN yang berada dilingkungan Pemkot Tasikmalaya. Kini harap-harap cemas saja, menghadapi kebijakan baru. Pasalnya, Pemkot Tasikmalaya akan melakukan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Hal itu, salah satu strategi prioritas dan didalamnya ada TPP dan belanja modal yang memang prioritas,”ujar Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi. Saat ditemui di DPRD, Selasa (4/8/2026).
Kata Walikota, pemotongan TPP itu bukan hanya di Kota Tasikmalaya saja tapi terjadi didaerah lain. Bahkan, ASN di Pemkot Tasikmalaya harus bisa bersyukur. Karena, sampai Juli 2026 sudah disalurkan kepada mereka. Dibandingkan, dengan daerah-daerah yang lainnya.
“Saya yakin dengan loyalitas sejumlah ASN tersebut. Meski, nanti akan ada pemotongan TPP itu. Jangan, menjadi tidak semangat lagi dipicu pemotongan. Tunjukan, kinerja mari bersama-sama melakukan pengabdiannya,”ajaknya.

Walikota minta kepada sejumlah ASN, pada bulan-bulan tahun 2026 ini. Tentunya, bisa bekerja lebih efektif dan tunjakan loyalitas dan kinerjanya. Serta Mudah-mudahan saja, pada tahun 2027 nanti akan lebih baik lagi dengan peta fiskal RAPBD 2027.
“Nilai TPP ASN Pemkot Tasikmalaya ini, masuk 10 terbesar kota/kabupaten yang ada di Indonesia. Saya percaya, nanti bila ada pemotongan TPP, para ASN itu tetap bakal berkinerja baik seperti biasanya,”harapnya.
Ketika disinggung, kapan diberlakukan dan
berapa persen potongannya sesuai kategori golongan/jabatan ASN?Walikota hanya menjawabnya simple, tunggu saja tanggal mainnya. Apakah memang belum diketuk?Viman menegaskan, bukan masalah diketuk tapi penyampainya saja.
“Kalau total jumlah TPP yang dibayar kepada ASN selama ini, nanti akan saya cek lagi. Pemkot Tasikmalaya dengan DPRD sudah sepakat dan solid. Bahkan, punya spirit bersama-sama untuk bisa menghadapi tantangan,”terangnya.(AR)

