Akan Hadapi Idul Fitri, Majalengka Ajukan PSBB Diperpanjang
Majalengka (kilangbara.com)-Guna untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang rentan terjadi jelang dan pasca Hari Raya Idulfitri 1441 H.Pemerintah Kabupaten Majalengka akan mengajukan kembali perpanjangan PSBB secara menyeluruh mulai 20 Mei-2 Juni 2020 mendatang.Pasalnya penerapan PSBB itu akan berakhir, 19-Mei 2020.
“PSBB tingkat Provinsi Jawa Barat akan segera habis dan Pemprov akan menghentikan pemberlakuan PSBB. Tapi kami (Majalengka) akan mengajukan perpanjangan PSBB ke Kementrian Kesehatan RI,”ujar Bupati Majalengka, H Karna Sobahi dalam Rakor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.Di Gedung Yudha Abdi Karya Pemkab Majalengka, Minggu (17/5/2020).
Menurut Karna, alasan pengajuan itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi Forkopimda, Gugus Tugas Covid, Satgas Keagamaan dan elemen masyarakat lainnya.Mayoritas semuanya mengusulkan perpanjangan.Supaya Majalengka benar-benar aman dari serangan Covid-19.Serta yang paling utama menanamkan kembali kedisiplinan di tengah masyarakat.
“Majalengka dari hasil evaluasi PSBB, kini sudah masuk zona biru alias aman. Karena kasus pasien PDP sudah mayoritas sembuh, kasus positif Covid-19 nihil.Namun karena akan menghadapi lebaran Idulfitri yang mobilitasnya tinggi dan rentan terjadi penyebaran, kita ajukan perpanjangan sampai 2 Juni 2020,”ujarnya.
Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso mendukung diajukannya PSBB itu.Sebab, jika PSBB dihentikan dikuatirkan euforia masyarakat berlebihan.Sehingga melupakan protokol kesehatan dan tidak disiplin. Padahal kasus Covid-19 secara nasional masih cukup tinggi.
Komandan Kodim Majalengka, Letkol Inf Harry Subarkah PSC, MSc mengamini usulan forum tersebut.Agar
Kabupaten Majalengka, benar-benar terputus dari mata rantai penyebaran virus mematikan itu.
“Penularan kan bisa terjadi lewat mana saja, kita harus tetap waspada.Jangan sampai sekarang ini minim kasus positif dan PDP di Majalengka, kembali meledak jelang dan pasca lebaran,”bebernya.
Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, H Edy Anas Djunaedi berharap dengan adanya perpanjangan PSBB periode kedua nanti.Tentunya dapat menciptakan psikologis masyarakat terbiasa hidup disiplin dan patuh pada protokol kesehatan serta himbauan lainnya.(Samsul)

