Mitra JNE Purwakarta, Zai Muslim Wear Dari Produksi Rumahan Tembus ke Pasar Internasional
Purwakarta (kilangbara.com)-Berawal dari
produksi rumahan di Kabupaten Purwakarta. Zai Muslim Wear, merek busana muslim lokal memulai bisnisnya pada 2019. Produk UMKM itu, didirikan untuk kebutuhan menghadirkan busana muslim modern dan nyaman. Pada awal perjalanannya itu, hanya sebatas memproduksi beberapa potong pakaian saja. Dengan, berbagai dukungan sumber daya yang terbatas.
Namun, permintaan konsumen yang terus meningkat. Rupanya, telah mendorong untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi. Pada saat merintis, hanya membuat beberapa potong pakaian. Tapi, dengan seiring permintaan bertambah, dimulai berbenah dari sisi bahan, desain, sampai dengan pengemasan.
Hingga, akhirnya peluang ekspor mulai terbuka. Ketika trend modest fashion dipasar global, telah mengalami peningkatan signifikan. Setelah, memahami standar kualitas internasional dan melakukan penyesuaian produk, Zai Muslim Wear mulai mencoba memasuki pasar luar negeri. Setelah, memahami standar internasional. Maka, memberanikan diri mencoba ekspor.
“Alhamdulillah, penerimaan pasar rupanya cukup baik,”terang Owner Zai Muslim Wear, Rendi Yuliansyah. Saat, hadir dalam program podcast “Cerita Bersama Brand Lokal” yang digagas oleh JNE.
Rendi mengaku, bisa tembus ke pasar internasional itu. Tentunya, tidak lepas dari pemanfaatan platform digital yang memperluas jangkauan pemasaran. Serta, dukungan logistik yang membantu memastikan produk tiba tepat waktu. Termasuk, aman ditangan konsumen internasional.
Zai muslim Wear bergerak mengikuti trend fesyen muslim masa kini, menjaga kualitas bahan hingga menggunakan bahan yang sudah bersertifikasi halal, dan menghasilkan desain yang elegan serta modis, sehingga menjadi favorit banyak orang.
Eksistensi Zai Muslim, bisa seperti saat ini bukan hal yang mudah. Rendi, bersama istrinya yang melatarbelakangi nama brand Zai ini. Kerja kerasnya, dibangun dengan banyak tantangan. Namun dengan keyakinan dan juga kerja keras. Hingga kini, Rendi memiliki 25 karyawan yang turut membangun Zai Muslim dan telah membuka butik representatif. Di Jalan Kamboja, Purwakarta sejak tahun 2021.
Salah satu faktor kunci kesuksesan Zai Muslim Wear itu. Adalah, kemitraan dengan JNE Purwakarta. Sejak bekerja sama dengan JNE, Rendi menyatakan bahwa layanan pengiriman menjadi lebih andal, tepat waktu, dan responsif ketika ada masalah. Hingga, konsumen pun merasa senang karena pengalaman pengiriman positif.
“Saya bersyukur dalam menjalankan usaha ini. Karena, tidak hanya mengandalkan kreativitas dan kualitas produk, tetapi juga logistik yang andal agar kepuasan pelanggan tetap terjaga,”ujarnya.
Kepala Cabang JNE Purwakarta, Iwan Ridwan, mengatakan dalam program “Cerita Bersama Brand Lokal” itu. Tentu,
dibuat untuk memberi ruang bagi UMKM untuk membagikan pengalaman. Serta, inspirasi kepada pelaku usaha lain. Dirinya, menilai kisah Zai Muslim Wear menjadi bukti bahwa pelaku usaha daerah memiliki potensi besar untuk bersaing secara global.
“UMKM seperti Zai Muslim Wear menunjukkan bahwa produk lokal bisa memiliki daya saing tinggi. JNE berkomitmen mendukung pelaku usaha melalui layanan logistik, edukasi, dan ruang publikasi agar mereka dapat naik kelas,”ungkapnya.(***)

