Dicky Candra : Saya Asli Orang Tasik, Lahir dan Besar di Jalan Komalasari, Bukan Garut!
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ternyata, selama ini masih banyak masyarakat yang mengira. Bahwa, aktor nasional Dicky Candra itu berasal dari Garut. Padahal, sejatinya itu lahir dan besar di Jalan Komalasari Kota Tasikmalaya. Bahkan, dalam menempuh jenjang pendidikan. Semuanya itu, ditempuh di Kota Tasikmalaya. Mulai, dari TK PGRI, SD Citapen, SMPN 2 dan SMAN 2.
“Setiap, saya diundang oleh warga Kota Tasik dalam kegiatan apapun itu. Selalu saja, mereka mengiranya adalah orang Garut. Sehingga saya pun menjelaskan, abi mah asli urang Tasikmalaya atuh,”tuturnya. Usai, berkunjung ke Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Rabu (22/05/2024).
Dicky menuturkan, dirinya itu lahir dari keluarga seorang guru. Ayahnya, bernama Duki yang mengajar matematika di SMAN 2 Kota Tasikmalaya, SMA Pasundan dan SMA PUI. Cuma, ketika dirinya sudah menamatkan SMA. Pergi ke Bandung, bekerja hanya serabutan saja. Mulai, dari sopir angkot, calo hingga kernet. Termasuk, pernah juga menjadi seorang pengamen jalanan.
“Saat itu masih bujangan. Hingga, akhirnya pergi ke Jakata dan bisa terjun ke dunia film, sinetron dan musik. Kemudian, menikah dengan Teh Rani yang notabenenya itu orang Cihaurbeuti Ciamis,”ungkapnya.
Saat Pilkada di Garut beber Dicky. Ada, Aceng Fikri yang mengajaknya ikut nyalon
lewat jalur independen. Tidak disangka, ternyata pasangan Aceng-Dicky itu bisa menjadi pemenangnya. Hingga, akhirnya bisa dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Garut periode 2009-2013. Namun, pada tahun 2011 Dicky mengundurkan diri. Karena, pada saat itu sudah tidak sepahaman lagi dengan Aceng.
“Setelah, mundur dari jabatan Wakil Bupati Garut. Saya, pulang ke Bogor dan kembali lagi ke dunia film dan sinetron seperti dulu. Pada, tahun 2017 dicalonkan oleh seorang pengusaha ikut Pilkada di Kota Tasikmalaya, namun ternyata malah kalah,”imbuhnya.
Meski kalah di Pilkada 2017 itu lanjut Dicky. Tentunya, tidak menyurutkan semangatnya berkiprah nyalon kembali di Pilkada di Kota Tasikmalaya. Namun, berbeda dengan sebelumnya di Garut 2009 dan Kota Tasikmalaya 2017. Karena, sebelumnya itu dirinya dicalonkan. Tapi kali ini, mencalonkan diri dengan cara mendaftar ke sejumlah partai yang membuka penjaringan.
“Saya kembali ikut Pilkada di Kota Tasikmalaya 2024 ini. Karena, ingin membangun kota kelahiran. Apalagi, banyak persoalan yang tentunya harus punya solusi ke depan. Padahal, di Garut, KBB, Subang dan lainnya sudah dicalonkan oleh partai. Tapi, saya lebih memilih nyalon di Kota Tasik,”ujarnya.
Kata Dicky, setelah dirinya ramai akan nyalon kembali di Pilkada di Kota Tasikmalaya 2024. Ternyata, alhamdulilah banyak support yang terus menerus mengalir dari masyarakat. Bahkan, sudah ada tawaran menyediakan sebanyak 3 basecamp free. Guna, untuk digunakan sebagai posko pemenangannya. Termasuk, ada juga warga yang siap support sejumlah kaos secara free.
“Mohon doa dan dukungan saja dari warga Kota Tasikmalaya. Saya, maju di Pilkada ingin mengabdi dan membawa ke arah yang lebih baik lagi. Banyak, sejumlah potensi disini untuk bisa dikembangkan. Apalagi, Kota Tasik ini sebagai daerah Pusat Kegiatan Wilayah di Priangan Timur,”pungkasnya.(AR)

