Pemerintah Kota Banjar Raih Penghargaan WTP Ke-13 Dari Kementerian Keuangan
Kota.Banjar (kilangbara.com)-Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar, kembali meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) minimal 10 kali berturut-turut, untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2012-2021. Hal tersebut, menjadikan Kota Banjar menjadi Kota Peraih Penghargaan WTP Sebanyak 13 kali dari Kementerian Keuangan.
Penghargaan WTP itu, diserahkan secara langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani kepada Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M. Si. Dalam, acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 yang bertempat di Gedung Dhanapala Kementrian Keuangan RI, Jalan Senen Raya, Jakarta. Kamis (22/09/2022).

Wali Kota Banjar mengatakan, bahwa penghargaan itu merupakan sebuah bukti nyata dari komitmen dan kerja keras, Pemerintah Kota Banjar dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Pemerintah Kota Banjar, terus berupaya menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntable. Opini WTP bukan merupakan tujuan akhir, namun ada hal yang jauh lebih penting, yaitu secara subtansi guna mencapai tujuan dari pengelolaan keuangan yang dikelola secara efektif, efisien, transparan, akuntabel dan mengedepankan integritas. Sehingga, hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Banjar,”ujarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh peraih penghargaan WTP, dari kementerian/lembaga negara serta pemerintah daerah dan kota. Menurutnya, pencapaian itu merupakan suatu yang luar biasa mengingat upaya Indonesia dalam membangun tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan bertanggung jawab. Sehingga, APBN dan APBD semakin bermanfaat sebagai instrument keuangan di pusat dan daerah.
“Yang lebih penting bagaimana APBN ataupun APBD sebagai instrumen keuangan dapat bermanfaat, dalam memecahkan masalah. Dengan pelaksanaan Rakernas ini, Pemerintah mengharapkan terwujudnya komitmen dan semangat bersama yang terbangun. Untuk terus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara yang makin sehat. Pengelolaan keuangan yang sehat akan mendorong Indonesia untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat dalam mencapai tujuan bernegara,”harapnya.(Wan)

