Percepatan Penurunan Stunting, Butuh Komitmen Kuat Semua Pihak

Banjar (kilangbara.com)-Percepatan penurunan stunting, memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak. Tidak hanya komitmen, ditingkat kota tetapi juga ditingkat kecamatan, desa bahkan tingkat RT/RW. Kolaborasi kerja berbagai pihak, menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program hingga tingkat desa/kelurahan. Upaya itu, tidak bisa dilakukan oleh suatu lembaga saja.

“Namun, membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat juga mitra pembangunan,”harap Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S. Pd. Usai, Rakor Pembahasan Rencana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula DPPKB Kota Banjar, Kamis (24/03/2022).

Nana menambahkan, bahwa ada perbedaan data stunting di Kota Banjar. Karena, berdasar data dari dinas terkait, tingkat stunting mencapai 8.7 persen. Namun, dari BPS sebesar 22.3 persen. Hal ini dapat dimaklumi, pasalnya data dari dinas terkait merupakan data riil stunting. Tapi, data dari BPS juga memasukan data kemungkinan akan stunting.

“Tadi juga sudah dibahas, hal ini tidak menjadi permasalahan. Yang pasti tahun ini telah terjadi penurunan tingkat stunting di Kota Banjar, menjadi 8.7 persen, setelah sebelumnya mencapai 9.3 persen,”ujarnya.

Nana berharap, setelah rakor tersebut dapat menghasilkan kesepakatan bersama. Tentang, strategi penurunan stunting di Kota Banjar yang dituangkan dalam rencana kerja TPPS Kota Banjar.(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!